<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Asyura&#8217;, Hari Berkabung ?</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 09:58:11 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Kesatria Putih</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3526</link>
		<dc:creator>Kesatria Putih</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 12:42:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3526</guid>
		<description>Syi&#039;i (kaum syiah) menyakiti dirinya pada hari Asyura adalah untuk menutupi kesalahannya yang fatal dimasa lampau,,, kesalahan apa??

Merekalah yang Membunuh Sayyidina Ali kw dan Sayyidina Hussain ra..dalam menutupi dan bermaksud membayar kesalahannya mereka menamakan dan mengakui bahwa diri mereka adalah Pecinta/bermahzab ahlulbayt, dan setiap hari Asyura mereka menyakiti diri mereka seakan mereka menggambarkan penebusan dosa mereka dimasa lampau, padahal jelas dan terang bahwasannya akidah mereka bertentangan dengan Ahlulbayt Rasulullah saw..

Naudzubillah Mindzalik...
Astaghfirullah al&#039;adziim</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syi&#8217;i (kaum syiah) menyakiti dirinya pada hari Asyura adalah untuk menutupi kesalahannya yang fatal dimasa lampau,,, kesalahan apa??</p>
<p>Merekalah yang Membunuh Sayyidina Ali kw dan Sayyidina Hussain ra..dalam menutupi dan bermaksud membayar kesalahannya mereka menamakan dan mengakui bahwa diri mereka adalah Pecinta/bermahzab ahlulbayt, dan setiap hari Asyura mereka menyakiti diri mereka seakan mereka menggambarkan penebusan dosa mereka dimasa lampau, padahal jelas dan terang bahwasannya akidah mereka bertentangan dengan Ahlulbayt Rasulullah saw..</p>
<p>Naudzubillah Mindzalik&#8230;<br />
Astaghfirullah al&#8217;adziim</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ingin masuk surga</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3484</link>
		<dc:creator>ingin masuk surga</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 19:16:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3484</guid>
		<description>saya tidak tahu banyak, dan setelah baca semua komentar, saya masih ragu. Dengan keraguan ini saya kembali saja pada nasehat guru agama saya, (berdasar Qur&#039;an atau Hadist saya lupa) tinggalkan apa2 yang diragukan kebenarannya.

Terus, kenapa kita Islam ini mesti ada aliran2...?
Bukankah Rasulullah SAW itu cuma satu?
Mungkinkah Rasulullah SAW mengajarkan Islam kepada umatnya dalam bentuk aliran2...?

Mohon maaf jika ada kata yg salah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tidak tahu banyak, dan setelah baca semua komentar, saya masih ragu. Dengan keraguan ini saya kembali saja pada nasehat guru agama saya, (berdasar Qur&#8217;an atau Hadist saya lupa) tinggalkan apa2 yang diragukan kebenarannya.</p>
<p>Terus, kenapa kita Islam ini mesti ada aliran2&#8230;?<br />
Bukankah Rasulullah SAW itu cuma satu?<br />
Mungkinkah Rasulullah SAW mengajarkan Islam kepada umatnya dalam bentuk aliran2&#8230;?</p>
<p>Mohon maaf jika ada kata yg salah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: elfasi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3451</link>
		<dc:creator>elfasi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 13:58:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3451</guid>
		<description>@ arifin, mas, anda masih bisa menebarkan racun dibalik ajakan untuk kebaikan bersatu antara sesama muslim.... inilah trik org spt anda, ketika sudah terbongkar kedoknya, akan mengajak orang untuk bersatu, tp dibalik itu anda sisipkan doktrin kebencian kpd sahabat....
Anda katakan :”Dari paparan diatas saya melihat alangkah sedikitnya para ulama Sunni sudi menggunakan hadis dan ajaran kepada Syd Hasan dan Husein atau bersanad kepada beliau. Demikian juga alangkah banyaknya ulama Sunni menggunakan sanad2 yang diluar ahlul bait dan ahlul kisaa.”
Sungguh tuduhan yang tidak berdasar sama sekali, anda tidak pernah mempelajari kitab2 org sunni langsung menuduh enggan menggunakan riwayat dr ahlil bait.... mas, dalam pengambilan dalil itu bukan langsung menerima secara mentah apa yg datang kepada anda, tp kaji lagi, hadits itu shohih ataukah palsu, itulah yg dilakukan oleh org2 sunni....
Skrg justru ana yg akan bertanya sama anda...coba anda liat komentar saudara Muhibbain di atas tanggal 14 February 2010 at 12:43, disitu disebutkan beserta scan kitabx riwayat2 dr ahlil bait ttng perintah untuk melaksanakan puasa Asyura’... tp knp anda dan orang syi’ah lainnya menolaknya...ini mengklaim melakukan ajran ahlil bait bahkan menyatakan mereka ma’sum tp knp riwayat dr mrk tentang puasa asyura anda tolak ..????. Komentar dr saudara muhibbin hingga skrg tidak ada yang menjawabx, coba anda jawaba skrg... 
@ all pengunjung, inilah salah satu trik dari mereka orang2 syi’ah, ketika terbongkar kedok mereka, maka mereka berusaha untuk menutupinya dgn ajakan bersatu dll, tp tetap tidak melupakan misi mereka untuk menebarkan kebencian kepada para sahabat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ arifin, mas, anda masih bisa menebarkan racun dibalik ajakan untuk kebaikan bersatu antara sesama muslim&#8230;. inilah trik org spt anda, ketika sudah terbongkar kedoknya, akan mengajak orang untuk bersatu, tp dibalik itu anda sisipkan doktrin kebencian kpd sahabat&#8230;.<br />
Anda katakan :”Dari paparan diatas saya melihat alangkah sedikitnya para ulama Sunni sudi menggunakan hadis dan ajaran kepada Syd Hasan dan Husein atau bersanad kepada beliau. Demikian juga alangkah banyaknya ulama Sunni menggunakan sanad2 yang diluar ahlul bait dan ahlul kisaa.”<br />
Sungguh tuduhan yang tidak berdasar sama sekali, anda tidak pernah mempelajari kitab2 org sunni langsung menuduh enggan menggunakan riwayat dr ahlil bait&#8230;. mas, dalam pengambilan dalil itu bukan langsung menerima secara mentah apa yg datang kepada anda, tp kaji lagi, hadits itu shohih ataukah palsu, itulah yg dilakukan oleh org2 sunni&#8230;.<br />
Skrg justru ana yg akan bertanya sama anda&#8230;coba anda liat komentar saudara Muhibbain di atas tanggal 14 February 2010 at 12:43, disitu disebutkan beserta scan kitabx riwayat2 dr ahlil bait ttng perintah untuk melaksanakan puasa Asyura’&#8230; tp knp anda dan orang syi’ah lainnya menolaknya&#8230;ini mengklaim melakukan ajran ahlil bait bahkan menyatakan mereka ma’sum tp knp riwayat dr mrk tentang puasa asyura anda tolak ..????. Komentar dr saudara muhibbin hingga skrg tidak ada yang menjawabx, coba anda jawaba skrg&#8230;<br />
@ all pengunjung, inilah salah satu trik dari mereka orang2 syi’ah, ketika terbongkar kedok mereka, maka mereka berusaha untuk menutupinya dgn ajakan bersatu dll, tp tetap tidak melupakan misi mereka untuk menebarkan kebencian kepada para sahabat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arifin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3434</link>
		<dc:creator>arifin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 03:23:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3434</guid>
		<description>Assalamu’alaikum ww. Sdrku Sunni dan Syi’i, alangkah indahnya bilamana kita bisa mengendalikan dan menundukan hawa nafsu, termasuk nafsu mengunggulkan diri sendiri. Alangkah indahnya dan kokohnya Islam dan umat Islam bilamana kita ikhlas bersatu demi keagungan agama Allah yang penuh cahaya. Dari paparan diatas saya melihat alangkah sedikitnya para ulama Sunni sudi menggunakan hadis dan ajaran kepada Syd Hasan dan Husein atau bersanad kepada beliau. Demikian juga alangkah banyaknya ulama Sunni menggunakan sanad2 yang diluar ahlul bait dan ahlul kisaa. Namun Islam tetap saja luhur dan agung. Karena kebenaran Islam adalah nyata. Sejarah telah tercoreng oleh terbubunhnya hampir seluruh keturunan Nabi Rasulullullah Muhammah SAW khususnya dari golongan bani Hasyim, terutama Syd Hasan dan Husein dan putera-puterinya, keuali Syd Ali Z. Abidin RA yang masih bayi dan dalam keadaan sakit yang dibiarkan hidup. Dari Catatan sejarah sejak awal sudah nampak beberapa sahabat ada keengganan memilih ahlul bait yang dari bani Hasyim, terutama terah Syd Ali RA ataupun menawarkan kepada beliau sesuatu. Maafkan saya ini hanya sekadar pemikiran yang mungkin atau perkiraan yang bisa saja terjadi dimana masih ada dendam dan mungkin strategi atau agenda tersembunyi para pihak yang berhasrat atau adanya kepentingan tertentu dan bisa juga hubbuddunya dari sementara sahabat yang datang kemudian atau masih ada sejarah terluka pada pihak2 dan kesukuan dll, karena hampir setiap peperangan besar dan saat-saat kritis dan menentukan, Syd Ali RA selalu tampil sebagai penentu dan perajurit terpercaya dan paling tangguh pada zaman itu.
Sekarang kita umatnya yang datang kemudian. Dapatkah kita membuka hati dan membangun persatuan Islam secara jernih dan berencana untuk kejayaan agama Allah dimuka bumi dengan segala keikhlasan dan kerendahan hati. Menjunjung kemuliaan hati dan Firman Allah yang Agung. Mungkin bagi sebagian kelompok yang ada di Medinah, Kufah dan Damsyik pada saat-saat genting pernah terjadi pengkhianatan dan kekejian diantara mereka, semata-mata adanya golongan yang inkar dan hasrat berbagai kepentingan. Oleh karena itu janganlah kita memperbesar dan mengompori lagi api pembakar suluh2 perpecahan umat ini. Mari kita himpunkan semua kebenaran Allah dan Rasulullah untuk kejayaan Islam dan umat Islam dan kemaslahatan umat manusia dan kebaikan alam semesta. Semoga benar2 terwujud dalam kehidupan kita suatu zaman dan keadaan baldatun thoyyibatun warabbun ghafur. Saya tidak mempunyai ilmu apapun baik pengetahuan Sunni ataupun Syi’i. Tapi saya insya Allah sangat cinta kpd Allah dan Rasulullah dan Umat Islam. Saya ingin umat ini benar2 dalam damai sesama muslim. Mari kita membantu rakyat dan umat Islam yang masih terjajah di Palestina, khususnya Gaza, Iraq, Afghanistan, Kashmir, Moro, Saudi Arabia, Lebanon, Syria, Chesnia, Ghana, Somalia, Uzbekistan dll. Mari kita membuat forum2 untuk mempersatukan umat seluruh dunia dan semua golongan dan berjuang dan berjihad untuk kemerdekaan, keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan dan persatuan yang semakin kuat. Sadarilah bahwa umat Islam sangat ketinggalan dibidang teknologi, ilmu pengetahuan, perdagangan dan percaturan ekonomi dan keuangan dunia. Kita masih dikendalikan oleh para pihak diluar Islam. Kita tegakkan syariah dangan referensi Alqur’an dan Sunnah Rasulullah SAW secara kaffah.
Mohon dihentikan pertikaian dan perseteruan sesama umat Islam. Maafkan saya untuk hal2 yang tidak berkenan, dan maklumi segala kekuarangan saya yang dhaif dan sangat bodoh ini. Salam hormat dan ta’zhim saya kepada semua para ulama, penghulu dan imam2 serta para cerdik pandai semuanya. Semoga niat saya dapat diterima sebagai bagian partisipasi saya yang mencintai Allah dan Rasulullah SAW serta cinta agama Islam. Wassalamu’alaikum Ww.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum ww. Sdrku Sunni dan Syi’i, alangkah indahnya bilamana kita bisa mengendalikan dan menundukan hawa nafsu, termasuk nafsu mengunggulkan diri sendiri. Alangkah indahnya dan kokohnya Islam dan umat Islam bilamana kita ikhlas bersatu demi keagungan agama Allah yang penuh cahaya. Dari paparan diatas saya melihat alangkah sedikitnya para ulama Sunni sudi menggunakan hadis dan ajaran kepada Syd Hasan dan Husein atau bersanad kepada beliau. Demikian juga alangkah banyaknya ulama Sunni menggunakan sanad2 yang diluar ahlul bait dan ahlul kisaa. Namun Islam tetap saja luhur dan agung. Karena kebenaran Islam adalah nyata. Sejarah telah tercoreng oleh terbubunhnya hampir seluruh keturunan Nabi Rasulullullah Muhammah SAW khususnya dari golongan bani Hasyim, terutama Syd Hasan dan Husein dan putera-puterinya, keuali Syd Ali Z. Abidin RA yang masih bayi dan dalam keadaan sakit yang dibiarkan hidup. Dari Catatan sejarah sejak awal sudah nampak beberapa sahabat ada keengganan memilih ahlul bait yang dari bani Hasyim, terutama terah Syd Ali RA ataupun menawarkan kepada beliau sesuatu. Maafkan saya ini hanya sekadar pemikiran yang mungkin atau perkiraan yang bisa saja terjadi dimana masih ada dendam dan mungkin strategi atau agenda tersembunyi para pihak yang berhasrat atau adanya kepentingan tertentu dan bisa juga hubbuddunya dari sementara sahabat yang datang kemudian atau masih ada sejarah terluka pada pihak2 dan kesukuan dll, karena hampir setiap peperangan besar dan saat-saat kritis dan menentukan, Syd Ali RA selalu tampil sebagai penentu dan perajurit terpercaya dan paling tangguh pada zaman itu.<br />
Sekarang kita umatnya yang datang kemudian. Dapatkah kita membuka hati dan membangun persatuan Islam secara jernih dan berencana untuk kejayaan agama Allah dimuka bumi dengan segala keikhlasan dan kerendahan hati. Menjunjung kemuliaan hati dan Firman Allah yang Agung. Mungkin bagi sebagian kelompok yang ada di Medinah, Kufah dan Damsyik pada saat-saat genting pernah terjadi pengkhianatan dan kekejian diantara mereka, semata-mata adanya golongan yang inkar dan hasrat berbagai kepentingan. Oleh karena itu janganlah kita memperbesar dan mengompori lagi api pembakar suluh2 perpecahan umat ini. Mari kita himpunkan semua kebenaran Allah dan Rasulullah untuk kejayaan Islam dan umat Islam dan kemaslahatan umat manusia dan kebaikan alam semesta. Semoga benar2 terwujud dalam kehidupan kita suatu zaman dan keadaan baldatun thoyyibatun warabbun ghafur. Saya tidak mempunyai ilmu apapun baik pengetahuan Sunni ataupun Syi’i. Tapi saya insya Allah sangat cinta kpd Allah dan Rasulullah dan Umat Islam. Saya ingin umat ini benar2 dalam damai sesama muslim. Mari kita membantu rakyat dan umat Islam yang masih terjajah di Palestina, khususnya Gaza, Iraq, Afghanistan, Kashmir, Moro, Saudi Arabia, Lebanon, Syria, Chesnia, Ghana, Somalia, Uzbekistan dll. Mari kita membuat forum2 untuk mempersatukan umat seluruh dunia dan semua golongan dan berjuang dan berjihad untuk kemerdekaan, keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan dan persatuan yang semakin kuat. Sadarilah bahwa umat Islam sangat ketinggalan dibidang teknologi, ilmu pengetahuan, perdagangan dan percaturan ekonomi dan keuangan dunia. Kita masih dikendalikan oleh para pihak diluar Islam. Kita tegakkan syariah dangan referensi Alqur’an dan Sunnah Rasulullah SAW secara kaffah.<br />
Mohon dihentikan pertikaian dan perseteruan sesama umat Islam. Maafkan saya untuk hal2 yang tidak berkenan, dan maklumi segala kekuarangan saya yang dhaif dan sangat bodoh ini. Salam hormat dan ta’zhim saya kepada semua para ulama, penghulu dan imam2 serta para cerdik pandai semuanya. Semoga niat saya dapat diterima sebagai bagian partisipasi saya yang mencintai Allah dan Rasulullah SAW serta cinta agama Islam. Wassalamu’alaikum Ww.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldj</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3256</link>
		<dc:creator>aldj</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 07:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3256</guid>
		<description>@badar
klu anda seorang intelektual anda tdk akan termakan oleh fitnah2 wahabi
utk itu sy sarankan anda utk membaca jwban dr buku kotor tsb yaitu kitab dgn judul:demi allah &quot;junjunglah kebenaran
oleh:Syekh ali al muhsin
klu anda seorang intelektual silahkan anda telaah kedua kitab tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@badar<br />
klu anda seorang intelektual anda tdk akan termakan oleh fitnah2 wahabi<br />
utk itu sy sarankan anda utk membaca jwban dr buku kotor tsb yaitu kitab dgn judul:demi allah &#8220;junjunglah kebenaran<br />
oleh:Syekh ali al muhsin<br />
klu anda seorang intelektual silahkan anda telaah kedua kitab tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: badar</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3229</link>
		<dc:creator>badar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 09:38:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3229</guid>
		<description>Assalammualaikum wr wb.

untuk mengetahui syiah yg sesungguhnya diperlukan pengakuan dari petinggi syiah itu sendiri. saya rekomendasikan buku berjudul &quot; MENGAPA SAYA KELUAR DARI SYIAH ? &quot; tulisan Sayid Husain Al Musawi, beliau adalah mantan salah satu ulama besar syiah di kota Najaf. di penutup tulisannya beliau nyatakan pembesar syiah kaya raya dari hasil menipu rakyat yg lugu berupa sumbangan wajib yg digunakan untuk membeli mobil mewah,hidup berfoya foya,  melakukan kawin kontrak hanya untuk melampiaskan nafsu. juga dikatakan syiah didirikan oleh abdullah bin saba yg aslinya yahudi, cucunya dajjal!!!.mereka juga melakukan sodomi kepada para pemuda yg belum berjenggot.dia juga menjadi saksi bagaimana imam khomeini memperkosa anak balita atas nama kawin kontrak.

Selain beliau, ada Abu Al-fadhl Al Burqu&#039;i yg dimasa hidupnya kedudukannya lebih tinggi dari khomeini.

juga ada Musa Al-Musawi, sahabat khomeini

juga ada Ahmad Al-kisrawi yg akhirnya dibunuh.

fatwa syiah najaf pada tanggal 20 Shafar 1421 H adalah: siapa yg bukan syiah maka mereka adalah kafir, murtad, sesat,buta mata hati, terlaknat.

untuk orang syiah, bacalah buku mantan pembesar kalian, bertobatlah sebelum ajal menjemput. untuk ahlus sunah waljama&#039;ah baca juga agar tidak tertipu.

Wassalammualaikum wr wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum wr wb.</p>
<p>untuk mengetahui syiah yg sesungguhnya diperlukan pengakuan dari petinggi syiah itu sendiri. saya rekomendasikan buku berjudul &#8221; MENGAPA SAYA KELUAR DARI SYIAH ? &#8221; tulisan Sayid Husain Al Musawi, beliau adalah mantan salah satu ulama besar syiah di kota Najaf. di penutup tulisannya beliau nyatakan pembesar syiah kaya raya dari hasil menipu rakyat yg lugu berupa sumbangan wajib yg digunakan untuk membeli mobil mewah,hidup berfoya foya,  melakukan kawin kontrak hanya untuk melampiaskan nafsu. juga dikatakan syiah didirikan oleh abdullah bin saba yg aslinya yahudi, cucunya dajjal!!!.mereka juga melakukan sodomi kepada para pemuda yg belum berjenggot.dia juga menjadi saksi bagaimana imam khomeini memperkosa anak balita atas nama kawin kontrak.</p>
<p>Selain beliau, ada Abu Al-fadhl Al Burqu&#8217;i yg dimasa hidupnya kedudukannya lebih tinggi dari khomeini.</p>
<p>juga ada Musa Al-Musawi, sahabat khomeini</p>
<p>juga ada Ahmad Al-kisrawi yg akhirnya dibunuh.</p>
<p>fatwa syiah najaf pada tanggal 20 Shafar 1421 H adalah: siapa yg bukan syiah maka mereka adalah kafir, murtad, sesat,buta mata hati, terlaknat.</p>
<p>untuk orang syiah, bacalah buku mantan pembesar kalian, bertobatlah sebelum ajal menjemput. untuk ahlus sunah waljama&#8217;ah baca juga agar tidak tertipu.</p>
<p>Wassalammualaikum wr wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: elfasi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3076</link>
		<dc:creator>elfasi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 10:54:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3076</guid>
		<description>@ lewat aja, malas klo debat dengan orang model anda, tidak mengetahui sama sekali tentang keutamaan ahlil bait termasuk syd Hasan dan Husein, keutamaan mereka itu sangatlah banyak, anda bisa menemukannya di hadits2 Nabi. Akan tetapi kita orang aswaja tidak setuju dalam memperingati hari wafatnya syd Husein dengan cara seperti itu.
Ana sarankan kepada anda untuk belajar lagi tentang keutamaan dari ahlil bait, biar lebih mengenal siapakah mereka..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ lewat aja, malas klo debat dengan orang model anda, tidak mengetahui sama sekali tentang keutamaan ahlil bait termasuk syd Hasan dan Husein, keutamaan mereka itu sangatlah banyak, anda bisa menemukannya di hadits2 Nabi. Akan tetapi kita orang aswaja tidak setuju dalam memperingati hari wafatnya syd Husein dengan cara seperti itu.<br />
Ana sarankan kepada anda untuk belajar lagi tentang keutamaan dari ahlil bait, biar lebih mengenal siapakah mereka..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lewat aja</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-3073</link>
		<dc:creator>lewat aja</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 08:55:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-3073</guid>
		<description>@all pengunjung(syiah dan aswaja)

Ana mau tau; Apa agama Islam khusus untuk keluarga Rasulullah saw atau untuk semua ummat manusia??????.Apa husain punya keutamaan khusus???.

Jawab pake dalil,ana mau tahu aja, ana tidak mau berdebat, afwan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@all pengunjung(syiah dan aswaja)</p>
<p>Ana mau tau; Apa agama Islam khusus untuk keluarga Rasulullah saw atau untuk semua ummat manusia??????.Apa husain punya keutamaan khusus???.</p>
<p>Jawab pake dalil,ana mau tahu aja, ana tidak mau berdebat, afwan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: joel</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-2931</link>
		<dc:creator>joel</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 03:43:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-2931</guid>
		<description>asslm. syukran atas tanggapannya.

@elfasi: telah sy katakan pada pembahasan sebelumnya bahwa beberapa ulama Iran telah mengeluarkan fatwa mengenai qameh zani. di Iran, fatqwa dari seorang mujtahid, apalagi yg berada pd posisi tertinggi yaitu rahbar, merupakan fatwa yg kuat.

orang2 penganut mahzab ja&#039;fari (syi&#039;ah) memiliki macam2 tingkatan yg sama dgn umat lain. yaitu orang awam (fasiq), serta berilmu (alim/fuqoha). dalam konteks marja&#039;iyah ha&#039;fari, setiap org awam (muqallid) wajib mengikut/menyerahkan urusannya pada seorang yang ahli (mujtahid).

meskipun demikian, org2 fasiq pun memiliki keragaman sikap sebagaimana org2 mahzab bahkan agama lain. secara umum dpt digolongkan sbb :
1. fasiq yang menyerahkan urusannya secara sadar pada mujtahid. (hal ini disebut &quot;muqallid&quot; atau orng yg bertaqlid)
2. fasiq yg kesadaran beragamanya rendah maka ia acuh terhadap urusannya, atau bertaqlid pada sesama fasiq.

untuk persoalan &quot;qameh zani&quot;, jika org itu patuh terhadap marja&#039;/mujtahidnya, maka mereka tdk akan melakukan hal2 yg dilarang oleh marja&#039;nya. sementara fasiq yg golongan kedua karena kefasiqannya yg didak menyerahkan urusan pada yg ahli, tetap saja melakukan hal2 yg tdk benar. jadi dapat disimpulkan bahwa org2 yg melakukan qameh zani itu adalah org2 fasiq yg berada gol kedua

Iran bukanlah negara yg memiliki masyarakat muslim syiah yg 100% berada pada golongan pertama, dan di dunia ini tdk ada satu negarapun yg tdk memiliki warga yg 100 persen patuh. perlu di ketahui jumlah penduduk Iran sekitar 78 juta jiwa. dari jumlah itu yg berkumpul melakukan qameh zani terkonsentrasi di beberapa tempat hanya sekitar 1-2 jt jiwa (itupun bukan hanya dari iran, tapi dari beberapa negara lain juga). sementara lebih dari 70 juta jiwa muslim syiah di Iran merayakan asyura hanya dgn maqtam dan maqtal.

2 pertanyaan menarik adalah :
&quot;adilkah kita menjustifikasi bahwa 98% rakyat Iran salah hanya dengan menilai 2% yg melakukan qameh zani ????&quot;
&quot;adilkah jika org2 agama lain selain Islam menjustifikasi bahwa org2 Islam yg jumlahnya milyaran dgn label teroris yg mengancam org2 beragama lain hanya dengan menilai segelintir org muslim yg melakukannya ????&quot;

kita melihat media2 yg mengulas asyura dgn cara qameh zani dgn liputan luar biasa, sementara yg memperingati dgn renungan maktam dan maktal (yang justru amat jauh lebh banyak jumlahnya) hampir tdk diliput. hal ini bisa saja terjadi karena 2 hal :
1. nilai jual berita mengenai &quot;qameh zani&quot; jauh lebih tinggi karena menampilkan gambar2 yg memikat mata dibandingkan maktal dan maktam. (kurang lebih sama dgn peliputan demonstrasi hari korupsi 2009 yg lalu, dimana selama 2 hari media sibuk mengulas kerusuhan demo di makassar, sementara demo di ratusan kota lain di Indonesia yg dilakukan secara damai, hampir luput dr pemberitaan)
2. terdapat konspirasi di belakang media asing yg ingin memecah-belah Islam dengan mengangkat dan membesar2kan bid&#039;ah &quot;qameh zani&quot;, agar tercipta stereotip di masyarakat dunia dan muslim lainnya betapa berbahayanya muslim syiah.
 
sebelum sy akhiri, izinkan sy mengutip pembahasan mengenai politisasi qameh zani yang disampaikan oleh Ayatullah Sayyid Ali Khameini, Pemimpin Spiritual Republik Islam Iran 12 tahun lalu ketika beliau melawat masyarakat Mashad. Ujar beliau:
&quot;Tatkala Komunis menguasa Azerbaijan pada zaman Uni Soviet, mereka berusaha memusnahkan segala warisan Islam. Mereka menjadikan masjid sebagai gudang sehingga tidak ada kesan-kesan mengenai Islam dan Syi’ah. Hanya satu perkara yang mereka tidak melarang yaitu Qameh Zani. Para pemimpin Komunis memerintahkan rezim mereka agar tidak membiarkan orang-orang Islam melakukan solat berjamaah dan membaca Al-Quran namun mereka membiarkan mereka melakukan Qameh Zani. Kerana Qameh Zani bagi mereka adalah alat propaganda anti agama dan Syi’ah&quot;

@dayak: afwan akhi, sy belum bisa menjawab itu kaena literatur sy belum mencukupi dan sy tdk berani menjawab dgn pengetahuan yg setengah2, syukran atas masukannya...

wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asslm. syukran atas tanggapannya.</p>
<p>@elfasi: telah sy katakan pada pembahasan sebelumnya bahwa beberapa ulama Iran telah mengeluarkan fatwa mengenai qameh zani. di Iran, fatqwa dari seorang mujtahid, apalagi yg berada pd posisi tertinggi yaitu rahbar, merupakan fatwa yg kuat.</p>
<p>orang2 penganut mahzab ja&#8217;fari (syi&#8217;ah) memiliki macam2 tingkatan yg sama dgn umat lain. yaitu orang awam (fasiq), serta berilmu (alim/fuqoha). dalam konteks marja&#8217;iyah ha&#8217;fari, setiap org awam (muqallid) wajib mengikut/menyerahkan urusannya pada seorang yang ahli (mujtahid).</p>
<p>meskipun demikian, org2 fasiq pun memiliki keragaman sikap sebagaimana org2 mahzab bahkan agama lain. secara umum dpt digolongkan sbb :<br />
1. fasiq yang menyerahkan urusannya secara sadar pada mujtahid. (hal ini disebut &#8220;muqallid&#8221; atau orng yg bertaqlid)<br />
2. fasiq yg kesadaran beragamanya rendah maka ia acuh terhadap urusannya, atau bertaqlid pada sesama fasiq.</p>
<p>untuk persoalan &#8220;qameh zani&#8221;, jika org itu patuh terhadap marja&#8217;/mujtahidnya, maka mereka tdk akan melakukan hal2 yg dilarang oleh marja&#8217;nya. sementara fasiq yg golongan kedua karena kefasiqannya yg didak menyerahkan urusan pada yg ahli, tetap saja melakukan hal2 yg tdk benar. jadi dapat disimpulkan bahwa org2 yg melakukan qameh zani itu adalah org2 fasiq yg berada gol kedua</p>
<p>Iran bukanlah negara yg memiliki masyarakat muslim syiah yg 100% berada pada golongan pertama, dan di dunia ini tdk ada satu negarapun yg tdk memiliki warga yg 100 persen patuh. perlu di ketahui jumlah penduduk Iran sekitar 78 juta jiwa. dari jumlah itu yg berkumpul melakukan qameh zani terkonsentrasi di beberapa tempat hanya sekitar 1-2 jt jiwa (itupun bukan hanya dari iran, tapi dari beberapa negara lain juga). sementara lebih dari 70 juta jiwa muslim syiah di Iran merayakan asyura hanya dgn maqtam dan maqtal.</p>
<p>2 pertanyaan menarik adalah :<br />
&#8220;adilkah kita menjustifikasi bahwa 98% rakyat Iran salah hanya dengan menilai 2% yg melakukan qameh zani ????&#8221;<br />
&#8220;adilkah jika org2 agama lain selain Islam menjustifikasi bahwa org2 Islam yg jumlahnya milyaran dgn label teroris yg mengancam org2 beragama lain hanya dengan menilai segelintir org muslim yg melakukannya ????&#8221;</p>
<p>kita melihat media2 yg mengulas asyura dgn cara qameh zani dgn liputan luar biasa, sementara yg memperingati dgn renungan maktam dan maktal (yang justru amat jauh lebh banyak jumlahnya) hampir tdk diliput. hal ini bisa saja terjadi karena 2 hal :<br />
1. nilai jual berita mengenai &#8220;qameh zani&#8221; jauh lebih tinggi karena menampilkan gambar2 yg memikat mata dibandingkan maktal dan maktam. (kurang lebih sama dgn peliputan demonstrasi hari korupsi 2009 yg lalu, dimana selama 2 hari media sibuk mengulas kerusuhan demo di makassar, sementara demo di ratusan kota lain di Indonesia yg dilakukan secara damai, hampir luput dr pemberitaan)<br />
2. terdapat konspirasi di belakang media asing yg ingin memecah-belah Islam dengan mengangkat dan membesar2kan bid&#8217;ah &#8220;qameh zani&#8221;, agar tercipta stereotip di masyarakat dunia dan muslim lainnya betapa berbahayanya muslim syiah.</p>
<p>sebelum sy akhiri, izinkan sy mengutip pembahasan mengenai politisasi qameh zani yang disampaikan oleh Ayatullah Sayyid Ali Khameini, Pemimpin Spiritual Republik Islam Iran 12 tahun lalu ketika beliau melawat masyarakat Mashad. Ujar beliau:<br />
&#8220;Tatkala Komunis menguasa Azerbaijan pada zaman Uni Soviet, mereka berusaha memusnahkan segala warisan Islam. Mereka menjadikan masjid sebagai gudang sehingga tidak ada kesan-kesan mengenai Islam dan Syi’ah. Hanya satu perkara yang mereka tidak melarang yaitu Qameh Zani. Para pemimpin Komunis memerintahkan rezim mereka agar tidak membiarkan orang-orang Islam melakukan solat berjamaah dan membaca Al-Quran namun mereka membiarkan mereka melakukan Qameh Zani. Kerana Qameh Zani bagi mereka adalah alat propaganda anti agama dan Syi’ah&#8221;</p>
<p>@dayak: afwan akhi, sy belum bisa menjawab itu kaena literatur sy belum mencukupi dan sy tdk berani menjawab dgn pengetahuan yg setengah2, syukran atas masukannya&#8230;</p>
<p>wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dayak</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/asyura-hari-berkabung/comment-page-3/#comment-2909</link>
		<dc:creator>dayak</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 14:12:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1195#comment-2909</guid>
		<description>@ joel :
anda tlah berbicara/comment dg yg no 1.
bagaimana dg yg no 2: 
 Puasa Asyura’ itu sunnah atau bid’ah ?? Buktikan dengan dalil2nya !!”
saya tunggu ulasan anda utk yg kedua ini dg dalil2 nya ya..............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ joel :<br />
anda tlah berbicara/comment dg yg no 1.<br />
bagaimana dg yg no 2:<br />
 Puasa Asyura’ itu sunnah atau bid’ah ?? Buktikan dengan dalil2nya !!”<br />
saya tunggu ulasan anda utk yg kedua ini dg dalil2 nya ya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
