<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Benarkah Susu Sapi Buruk Bagi Manusia ?</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Arief</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-5390</link>
		<dc:creator>Arief</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 01:12:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-5390</guid>
		<description>Kalo boleh menyimpulkan...:

1. Al Quran dan Hadist wajib kita yakini kebenarannya

2. ASI (bukan susu yang lain) adalah sebaik-baik makanan untuk bayi sampai usia 2 tahun (dan ini mungkin yang dimaksud oleh Pak Dahlan Iskan walaupun secara tersirat)

3. Susu murni (bukan susu formula) dari hewan (kambing, sapi, unta, dll) yang diproses dengan benar adalah minuman yang baik dan menyehatkan.

4. Mari minum susu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo boleh menyimpulkan&#8230;:</p>
<p>1. Al Quran dan Hadist wajib kita yakini kebenarannya</p>
<p>2. ASI (bukan susu yang lain) adalah sebaik-baik makanan untuk bayi sampai usia 2 tahun (dan ini mungkin yang dimaksud oleh Pak Dahlan Iskan walaupun secara tersirat)</p>
<p>3. Susu murni (bukan susu formula) dari hewan (kambing, sapi, unta, dll) yang diproses dengan benar adalah minuman yang baik dan menyehatkan.</p>
<p>4. Mari minum susu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mas Rinaza</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-5154</link>
		<dc:creator>Mas Rinaza</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 12:15:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-5154</guid>
		<description>Ass. ww... saya sangat setuju dengan sdr. Ulva... memang benar yang dimaksud oleh Prof. Hiromi Shinya adalah susu formula yang beredar dipasaran.. yang telah melalui proses yang panjang untuk sampai ke tangan konsumen... sehingga tidak ada lagi enzym yang dibutuhkan tubuh di dalam susu tersebut...

wassalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. ww&#8230; saya sangat setuju dengan sdr. Ulva&#8230; memang benar yang dimaksud oleh Prof. Hiromi Shinya adalah susu formula yang beredar dipasaran.. yang telah melalui proses yang panjang untuk sampai ke tangan konsumen&#8230; sehingga tidak ada lagi enzym yang dibutuhkan tubuh di dalam susu tersebut&#8230;</p>
<p>wassalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yulie</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-3460</link>
		<dc:creator>Yulie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 18:19:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-3460</guid>
		<description>Saya setuju dengan Moh. Nur Ihsan, susu yang diminum Rasulullah SAW adalah susu domba segar. Dan memang sudah ada penelitian yang membuktikan kalau susu domba lebih bermanfaat dari susu sapi bagi manusia karena lebih mudah dicerna oleh lambung kita. 
Sebenarnya tidak ada pertentangan antara hasil penelitian yang dikemukakan oleh prof Dr Hiromi Shinya dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah. 
Intinya prof tersebut membahas tentang susu sapi khususnya susu sapi yang sudah melalui proses kimia sebelum dikonsumsi oleh konsumen sedangkan kebanyakan hadist lebih banyak membahas susu domba yang diminum oleh Rasulullah SAW dan bukan susu sapi.
Mungkin ada yang tahu hadist yang secara spesifik kalau Rasulullah pernah minum susu sapi?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju dengan Moh. Nur Ihsan, susu yang diminum Rasulullah SAW adalah susu domba segar. Dan memang sudah ada penelitian yang membuktikan kalau susu domba lebih bermanfaat dari susu sapi bagi manusia karena lebih mudah dicerna oleh lambung kita.<br />
Sebenarnya tidak ada pertentangan antara hasil penelitian yang dikemukakan oleh prof Dr Hiromi Shinya dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah.<br />
Intinya prof tersebut membahas tentang susu sapi khususnya susu sapi yang sudah melalui proses kimia sebelum dikonsumsi oleh konsumen sedangkan kebanyakan hadist lebih banyak membahas susu domba yang diminum oleh Rasulullah SAW dan bukan susu sapi.<br />
Mungkin ada yang tahu hadist yang secara spesifik kalau Rasulullah pernah minum susu sapi?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Moh. Nur Ihsan</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-2849</link>
		<dc:creator>Moh. Nur Ihsan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 10:57:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-2849</guid>
		<description>Sebenarnya dari uraian diatas (hadist yang dijelaskan) jelas bahwa yang dimaksud susu yang diminum Nabi adalah susu Kambing atau onta bukan susu sapi. Sedang al Qur&#039;an menyebutkan secara umum bukan spesifik ternak tertentu. Susu sapi memeliki globule lebih besar dibandingkan dengan susu kambing yang memiliki globula lemak lebih kecil, sehingga susu kambing baik untuk bayi (manusia umur &lt;2 tahun) maupun orang dewasa. Oleh karena itu ayat yang menjelaskan bahwa susu mudah dicernak (ditelan) bagi yang meminumnya lebih cenderung ke susu kambing sebagaimana yang dinimum Nabi bukan susu sapi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya dari uraian diatas (hadist yang dijelaskan) jelas bahwa yang dimaksud susu yang diminum Nabi adalah susu Kambing atau onta bukan susu sapi. Sedang al Qur&#8217;an menyebutkan secara umum bukan spesifik ternak tertentu. Susu sapi memeliki globule lebih besar dibandingkan dengan susu kambing yang memiliki globula lemak lebih kecil, sehingga susu kambing baik untuk bayi (manusia umur &lt;2 tahun) maupun orang dewasa. Oleh karena itu ayat yang menjelaskan bahwa susu mudah dicernak (ditelan) bagi yang meminumnya lebih cenderung ke susu kambing sebagaimana yang dinimum Nabi bukan susu sapi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yasser hudaya</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-2231</link>
		<dc:creator>yasser hudaya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 07:27:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-2231</guid>
		<description>saya juga g setuju 
kalaupun nanti ada suatu kejadian 

berarti susu itu tidaklah asli. sudah di campur dengan zat - zat lain 
yang mungkin dilakukan oleh perusaahn untuk mendapatkan untung yang lebih tanpa memperhatikan layak tidaknya di konsumsi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga g setuju<br />
kalaupun nanti ada suatu kejadian </p>
<p>berarti susu itu tidaklah asli. sudah di campur dengan zat &#8211; zat lain<br />
yang mungkin dilakukan oleh perusaahn untuk mendapatkan untung yang lebih tanpa memperhatikan layak tidaknya di konsumsi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agung</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-931</link>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 11:49:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-931</guid>
		<description>Maaf sebelumnya, tingkat ilmu keagamaan saya sangat rendah. Namun saya meyakini sepenuhnya bahwa AlQuran dan sunnah Nabi tentunya tidak salah.

Namun, sesuai komntar sdr. Ulva bahwa Prof Dr Hiromi Shinya menulis demikian karena pengalamannya yang mumpuni. Beliau belum pernah sakit hingga usianya sekarang karena diet makanan yang ketat dan antara lain tidak meminum susu.

Nah saya sekarang juga mengurangi konsumsi susu setelah membaca demikian. Saya hanya berharap ada penelitian lebih lanjut mengenai dampak susu bagi tubuh kita. Tidak hanya dalil2 saja, tapi juga ada pemikiran dari kita. Susu mana yang baik atau buruk bagi kita. Karena pada jaman sekarang susah untuk mendapatkan produk yang sehat dan higienis, tidak seperti jaman dulu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf sebelumnya, tingkat ilmu keagamaan saya sangat rendah. Namun saya meyakini sepenuhnya bahwa AlQuran dan sunnah Nabi tentunya tidak salah.</p>
<p>Namun, sesuai komntar sdr. Ulva bahwa Prof Dr Hiromi Shinya menulis demikian karena pengalamannya yang mumpuni. Beliau belum pernah sakit hingga usianya sekarang karena diet makanan yang ketat dan antara lain tidak meminum susu.</p>
<p>Nah saya sekarang juga mengurangi konsumsi susu setelah membaca demikian. Saya hanya berharap ada penelitian lebih lanjut mengenai dampak susu bagi tubuh kita. Tidak hanya dalil2 saja, tapi juga ada pemikiran dari kita. Susu mana yang baik atau buruk bagi kita. Karena pada jaman sekarang susah untuk mendapatkan produk yang sehat dan higienis, tidak seperti jaman dulu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al-Faqir Ibnu Abdurrachman</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-87</link>
		<dc:creator>Al-Faqir Ibnu Abdurrachman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 07:15:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-87</guid>
		<description>SANGGAHAN “SUSU SAPI BUKAN UNTUK MANUSIA”
Sebelumnya diucapkan atas posting yang telah diberikan oleh Akh arif zainuri dari tulisan Akhina Dahlan Iskan. Mengenai tulisan tersebut ana memilik pendapat sendiri yang InsyaAllah berdasarkan dalil-dalil yang Qoth’i (jelas) dari Al-Qur’an dan AS-Sunnah. ada beberapa hal yang ana pertanyakan pertama apakah tulisan “susu sapi bukan untuk manusia” adalah pendapat Prof Dr Hiromi Shinya sendiri atau kesimpulan penulis.

Tidak bermaksud untuk menandingi atau merasa lebih dari tingkat keilmuan prof. hiromi, namun pendapat susu sapi bukan manusia bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadist.
1. Dalil Al-Qur’an
a. (An-Nahl : 66)
“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya”
b. (Al-Muminun:21)
“Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan”

dari dalil diatas menunjukan bahwa susu binatang ternak (sapi) memilik manfaat yang bagus untuk manusia, hal ini Allah kemukakan sebagai Khaliq (pencipta) yang paling mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk ciptaanya. Kemudian dalam surga Allah janjikan kepada penduduknya sungai-sungai yang terbuat dari susu, dari sini tergambar bagaimana susu adalah minuman yang Allah Istimewakan.

2. Dalil Hadist (As-Sunnah)
Mari sama-sama kita buka buku sirah Nabawiyah yang dikarang oleh pemenang pertama lomba penulisan siroh nabawiyah As-Syaikh Syaifurrahman Al-Mubarakfurry. dalam bukunya terbitan pustaka Al-kautsar tergambar dalil yang menunjukan Nabi Muhammad SAW meminum susu.
a. Pada hal.226 sebuah hadist dikatakan ketika Abu Bakar R.a ketika berteduh di suatu tempat dengan Rasulullah ketika dalam perjalanan hijrah ke Madinah. beliau bertemu dengan seorang penggembala domba kemudian dia meminta dari penggembala itu susu dari dombanya, kemudian Abu Bakar R.a memberikan kepada Rasullah untuk diminum.

b. Pada hal 229-230 pada buku yang sama, sebuah hadist menerangkan bagaimana Rasullah memerah sendiri susu dari domba Ummu Ma’bad yang ketika itu sedang dalam kondisi sulit, sehingga Ummu ma’bad terheran bagaimana domba-domba yang kurus tersebut bisa mengeluarkan susu?. Tapi kemudian Rasullah SAW memerah dari domba-domba tersebut dan memberikannya kepada Ummu Ma’bda untuk diminum hingga kenyang kemudian kepada Abu Bakar dan Rasulullah sendiri untuk di minum hingga kenyang.

Rasulullah seorang tauladan yang terbaik tidak mungkin memberikan contoh kepada ummatnya untuk minum susu jika ada hal-hal yang buruk terkandung didalamnya. Maka Rasulullah yang kita tauladani saja masih meminum susu, dan hal tersebut dicontohkan oleh beliau.

3. Dalil Logika
Jika Prof. Hiromi melogikakan tidak ada sapi minum susu manusia, dan tidak ada binatang yang menyusu dari selain jenisnya, maka untuk logika tersebut disanggah bahwa ada binatang lain yang menyusu kepada binatang lain. Yaitu sering atau pernah kita saksikan bagaimana jika seekor anak anjing menyusu kepada seekor kucing, ataupun anak kucing dan anjing sering diberikan minuman susu sapi oleh majikannya dan mereka suka. Kenapa hal itu tidak populer karena mamalia bukan tidak suka meminum susu sapi, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya? “Mamals don’t Know how to get milk from cattle”.
Tapi manusia yang sebagai makhluk yang Allah ciptakan paling sempurna dengan akalnya, dapat dan mampu mengambil susu dari binatang ternak dan menikmati susu yang diproduksi darinya.

Kesimpulannya adalah minum susu baik bagi kita berdasarkan bagi dalil Qur’an dan Assunah.

Wallahu ‘Alam Bi Shawab…
Al-Faqir
Ibnu Abdurrachman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SANGGAHAN “SUSU SAPI BUKAN UNTUK MANUSIA”<br />
Sebelumnya diucapkan atas posting yang telah diberikan oleh Akh arif zainuri dari tulisan Akhina Dahlan Iskan. Mengenai tulisan tersebut ana memilik pendapat sendiri yang InsyaAllah berdasarkan dalil-dalil yang Qoth’i (jelas) dari Al-Qur’an dan AS-Sunnah. ada beberapa hal yang ana pertanyakan pertama apakah tulisan “susu sapi bukan untuk manusia” adalah pendapat Prof Dr Hiromi Shinya sendiri atau kesimpulan penulis.</p>
<p>Tidak bermaksud untuk menandingi atau merasa lebih dari tingkat keilmuan prof. hiromi, namun pendapat susu sapi bukan manusia bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadist.<br />
1. Dalil Al-Qur’an<br />
a. (An-Nahl : 66)<br />
“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya”<br />
b. (Al-Muminun:21)<br />
“Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan”</p>
<p>dari dalil diatas menunjukan bahwa susu binatang ternak (sapi) memilik manfaat yang bagus untuk manusia, hal ini Allah kemukakan sebagai Khaliq (pencipta) yang paling mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk ciptaanya. Kemudian dalam surga Allah janjikan kepada penduduknya sungai-sungai yang terbuat dari susu, dari sini tergambar bagaimana susu adalah minuman yang Allah Istimewakan.</p>
<p>2. Dalil Hadist (As-Sunnah)<br />
Mari sama-sama kita buka buku sirah Nabawiyah yang dikarang oleh pemenang pertama lomba penulisan siroh nabawiyah As-Syaikh Syaifurrahman Al-Mubarakfurry. dalam bukunya terbitan pustaka Al-kautsar tergambar dalil yang menunjukan Nabi Muhammad SAW meminum susu.<br />
a. Pada hal.226 sebuah hadist dikatakan ketika Abu Bakar R.a ketika berteduh di suatu tempat dengan Rasulullah ketika dalam perjalanan hijrah ke Madinah. beliau bertemu dengan seorang penggembala domba kemudian dia meminta dari penggembala itu susu dari dombanya, kemudian Abu Bakar R.a memberikan kepada Rasullah untuk diminum.</p>
<p>b. Pada hal 229-230 pada buku yang sama, sebuah hadist menerangkan bagaimana Rasullah memerah sendiri susu dari domba Ummu Ma’bad yang ketika itu sedang dalam kondisi sulit, sehingga Ummu ma’bad terheran bagaimana domba-domba yang kurus tersebut bisa mengeluarkan susu?. Tapi kemudian Rasullah SAW memerah dari domba-domba tersebut dan memberikannya kepada Ummu Ma’bda untuk diminum hingga kenyang kemudian kepada Abu Bakar dan Rasulullah sendiri untuk di minum hingga kenyang.</p>
<p>Rasulullah seorang tauladan yang terbaik tidak mungkin memberikan contoh kepada ummatnya untuk minum susu jika ada hal-hal yang buruk terkandung didalamnya. Maka Rasulullah yang kita tauladani saja masih meminum susu, dan hal tersebut dicontohkan oleh beliau.</p>
<p>3. Dalil Logika<br />
Jika Prof. Hiromi melogikakan tidak ada sapi minum susu manusia, dan tidak ada binatang yang menyusu dari selain jenisnya, maka untuk logika tersebut disanggah bahwa ada binatang lain yang menyusu kepada binatang lain. Yaitu sering atau pernah kita saksikan bagaimana jika seekor anak anjing menyusu kepada seekor kucing, ataupun anak kucing dan anjing sering diberikan minuman susu sapi oleh majikannya dan mereka suka. Kenapa hal itu tidak populer karena mamalia bukan tidak suka meminum susu sapi, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya? “Mamals don’t Know how to get milk from cattle”.<br />
Tapi manusia yang sebagai makhluk yang Allah ciptakan paling sempurna dengan akalnya, dapat dan mampu mengambil susu dari binatang ternak dan menikmati susu yang diproduksi darinya.</p>
<p>Kesimpulannya adalah minum susu baik bagi kita berdasarkan bagi dalil Qur’an dan Assunah.</p>
<p>Wallahu ‘Alam Bi Shawab…<br />
Al-Faqir<br />
Ibnu Abdurrachman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-78</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 17:12:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-78</guid>
		<description>kepada saudari ulva, kami sangat berterima kasih atas tambahan pengetahuan dari anda yang sangat penting bagi kami. Namun untuk masalah riwayat hadits Nabi hanya minum susu kambing dan onta, bukanlah susu sapi, maka cukuplah bagi kita bagaimana Allah memutlakkannya dalam Al-Qur&#039;an Surat An-Nahl ayat 66 :
وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ
Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
Dalam ayat tersebut Allah memutlakkan susu dari binatang ternak berarti mencakup pada susu sapi juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada saudari ulva, kami sangat berterima kasih atas tambahan pengetahuan dari anda yang sangat penting bagi kami. Namun untuk masalah riwayat hadits Nabi hanya minum susu kambing dan onta, bukanlah susu sapi, maka cukuplah bagi kita bagaimana Allah memutlakkannya dalam Al-Qur&#8217;an Surat An-Nahl ayat 66 :<br />
وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ<br />
Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.<br />
Dalam ayat tersebut Allah memutlakkan susu dari binatang ternak berarti mencakup pada susu sapi juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulva</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-59</link>
		<dc:creator>ulva</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 05:05:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-59</guid>
		<description>assalamualaikum wr wb,

setelah ana baca artikelnya, ada some comment from me :

yang pertama, untuk paragraf pertama dan kedua jelas ana tidak setuju dengan tulisan dari Pak Dahlan Iskan maupun Prof. Dr Hiromi Shinya. Seperti yang sudah terpapar di atas bahwa Rasulullah SAW sendiri minum susu sampai usia dewasa, sedangkan beliau merupakan teladan yang terbaik bagi seluruh umat, tidak mungkin beliau mencontohkan yang buruk bagi umatnya. hanya saja yang ana perhatikan dalam teks, Rasulullah SAW minum susu dari kambing dan unta, tidak dijelaskan apakah juga susu dari sapi.

yang kedua, mengenai paragraf ketiga yang menyatakan bahwa susu langsung masuk kerongkongan tanpa interaksi dengan enzim dan menjadi gumpalan di usus yang menyebabkan usus menjadi berat kerjanya sehingga harus mengeluarkan cadangan enzim induk dan pertumbuhan terganggu, yang ana ragukan &quot;benarkah susu murni menggumpal di usus?&quot;. harus ada penelitian yang intensif mengenai hal ini bukan hanya berdasarkan teori belaka kalau susu yang tidak berinteraksi dengan enzim di mulut akan menggumpal di usus.

yang ketiga, dari pengalaman prof Dr Hiromi Shinya yang sudah memeriksa ratusan ribu pasien amerika dan jepang, beliau mengetahui bahwa pasien yang minum susu keadaan ususnya lebih buruk daripada pasien yang tidak minum susu. tentunya hal ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja mengingat pengalamannya yang luar biasa. tetapi perlu diingat susu yang diminum kebanyakan manusia saat ini bukanlah susu murni yang diminum Rasulullah SAW. susu yang sekarang banyak beredar dan diminum manusia adalah susu kaleng atau kardus, profesor Hiromi pun bilang &quot;Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya,&quot;. memang kemungkinan bahan baku awalnya adalah susu dari hewan tapi menurut pendapat ana, dan ini sekedar opini ana, ketika melalui pemrosesan di sebuah pabrik susu maka banyak ditambahkan senyawa - senyawa kimia lain yang memiliki suatu manfaat tertentu tetapi juga memiliki efek samping yang bisa jadi membahayakan usus seperti yang diketemukan oleh profesor Hiromi, belum lagi ketika cairan susu tersebut dijadikan serbuk atau bubuk maka kemungkinan dialiri suatu gas tertentu (nitrogen misalnya) untuk bisa jadi serbuk. ketika kita minum dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka efek samping yang tidak kita harapkan itu dapat terjadi. ditambah lagi adanya bahan pengawet yang cukup berbahaya bila kita menelannya melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

wassalam......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum wr wb,</p>
<p>setelah ana baca artikelnya, ada some comment from me :</p>
<p>yang pertama, untuk paragraf pertama dan kedua jelas ana tidak setuju dengan tulisan dari Pak Dahlan Iskan maupun Prof. Dr Hiromi Shinya. Seperti yang sudah terpapar di atas bahwa Rasulullah SAW sendiri minum susu sampai usia dewasa, sedangkan beliau merupakan teladan yang terbaik bagi seluruh umat, tidak mungkin beliau mencontohkan yang buruk bagi umatnya. hanya saja yang ana perhatikan dalam teks, Rasulullah SAW minum susu dari kambing dan unta, tidak dijelaskan apakah juga susu dari sapi.</p>
<p>yang kedua, mengenai paragraf ketiga yang menyatakan bahwa susu langsung masuk kerongkongan tanpa interaksi dengan enzim dan menjadi gumpalan di usus yang menyebabkan usus menjadi berat kerjanya sehingga harus mengeluarkan cadangan enzim induk dan pertumbuhan terganggu, yang ana ragukan &#8220;benarkah susu murni menggumpal di usus?&#8221;. harus ada penelitian yang intensif mengenai hal ini bukan hanya berdasarkan teori belaka kalau susu yang tidak berinteraksi dengan enzim di mulut akan menggumpal di usus.</p>
<p>yang ketiga, dari pengalaman prof Dr Hiromi Shinya yang sudah memeriksa ratusan ribu pasien amerika dan jepang, beliau mengetahui bahwa pasien yang minum susu keadaan ususnya lebih buruk daripada pasien yang tidak minum susu. tentunya hal ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja mengingat pengalamannya yang luar biasa. tetapi perlu diingat susu yang diminum kebanyakan manusia saat ini bukanlah susu murni yang diminum Rasulullah SAW. susu yang sekarang banyak beredar dan diminum manusia adalah susu kaleng atau kardus, profesor Hiromi pun bilang &#8220;Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya,&#8221;. memang kemungkinan bahan baku awalnya adalah susu dari hewan tapi menurut pendapat ana, dan ini sekedar opini ana, ketika melalui pemrosesan di sebuah pabrik susu maka banyak ditambahkan senyawa &#8211; senyawa kimia lain yang memiliki suatu manfaat tertentu tetapi juga memiliki efek samping yang bisa jadi membahayakan usus seperti yang diketemukan oleh profesor Hiromi, belum lagi ketika cairan susu tersebut dijadikan serbuk atau bubuk maka kemungkinan dialiri suatu gas tertentu (nitrogen misalnya) untuk bisa jadi serbuk. ketika kita minum dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka efek samping yang tidak kita harapkan itu dapat terjadi. ditambah lagi adanya bahan pengawet yang cukup berbahaya bila kita menelannya melebihi ambang batas yang diperbolehkan.</p>
<p>wassalam&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/bebarkah-susu-ternak-makanan-yang-buruk-bagi-manusia/comment-page-1/#comment-24</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 05:17:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=98#comment-24</guid>
		<description>Masukkan pertanyaan Anda di page&lt;strong&gt;‘KIRIM PERTANYAAN’ &lt;/strong&gt;selanjutnya akan kami jawab di Majelis Ifta’,  mohon dijelaskan juga agama teman Anda tadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masukkan pertanyaan Anda di page<strong>‘KIRIM PERTANYAAN’ </strong>selanjutnya akan kami jawab di Majelis Ifta’,  mohon dijelaskan juga agama teman Anda tadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

