<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Khitan Bagi Perempuan</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ahkow</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-4203</link>
		<dc:creator>ahkow</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 10:43:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-4203</guid>
		<description>Perempuan arab pertama yang disunatkan adalah Siti Hajar atas desakan Siti Sarah yang cemburu dengannya.

Siti Sarah cemburu hingga mahu bersumpah untuk memotong 3 bahagian tubuh Siti Sarah yang jauh lebih muda dan cantik.

Sebagai seorang perempuan tentu dia kenal bahagian mana tubuh perempuan yang menyeronokan sebab itu dia menyuruh Ibrahim membuat lubang di kedua telinga Siti Sarah. Tentu sekali ianya sakit kerana zaman itu tidak ada bius.

Kemungkinan hujung pisau yang tajam digunakan. Bayangkan sakitnya.

Tetapi Siti Sarah masih tidak puas hati dan mahu Siti Sarah dikenakan hukuman lebih berat. Yaitu di potong dibahagian sulit dan sangat sensitif bagi seorang wanita kelintitnya.

Maka Siti Sarah diikat kedua kaki yang dikangkang luas untuk mendedahkan alat sulit nya sebelum dipotong dengan kejam.

Ya jadi wanita hari ini beruntung ada bius..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perempuan arab pertama yang disunatkan adalah Siti Hajar atas desakan Siti Sarah yang cemburu dengannya.</p>
<p>Siti Sarah cemburu hingga mahu bersumpah untuk memotong 3 bahagian tubuh Siti Sarah yang jauh lebih muda dan cantik.</p>
<p>Sebagai seorang perempuan tentu dia kenal bahagian mana tubuh perempuan yang menyeronokan sebab itu dia menyuruh Ibrahim membuat lubang di kedua telinga Siti Sarah. Tentu sekali ianya sakit kerana zaman itu tidak ada bius.</p>
<p>Kemungkinan hujung pisau yang tajam digunakan. Bayangkan sakitnya.</p>
<p>Tetapi Siti Sarah masih tidak puas hati dan mahu Siti Sarah dikenakan hukuman lebih berat. Yaitu di potong dibahagian sulit dan sangat sensitif bagi seorang wanita kelintitnya.</p>
<p>Maka Siti Sarah diikat kedua kaki yang dikangkang luas untuk mendedahkan alat sulit nya sebelum dipotong dengan kejam.</p>
<p>Ya jadi wanita hari ini beruntung ada bius..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmed</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-3374</link>
		<dc:creator>Ahmed</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 13:56:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-3374</guid>
		<description>In contrast to those who say that Islamic female circumcision (hoodectomy) is harmful to women&#039;s sexual health, there are many research studies proving otherwise. The latest is the recent study Orgasmic Dysfunction Among Women at a Primary Care Setting in Malaysia. Hatta Sidi, and Marhani Midin, and Sharifah Ezat Wan Puteh, and Norni Abdullah, (2008) Asia Pacific Journal of Public Health, 20 (4) accessible http://myais.fsktm.um.edu.my/4480/ which shows that being Non-Malay is a higher risk factor for Orgasmic Sexual Dysfunction in women, implying that Malay women experience less problems in achieving orgasm than non-Malay women. As you know almost all Malay women in Malaysia are circumcised (undergo hoodectomy) in contrast to non-Malay women who are not. This would suggest that hoodectomy does in fact contribute to an improved sex life in women rather than diminishing it as some argue</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>In contrast to those who say that Islamic female circumcision (hoodectomy) is harmful to women&#8217;s sexual health, there are many research studies proving otherwise. The latest is the recent study Orgasmic Dysfunction Among Women at a Primary Care Setting in Malaysia. Hatta Sidi, and Marhani Midin, and Sharifah Ezat Wan Puteh, and Norni Abdullah, (2008) Asia Pacific Journal of Public Health, 20 (4) accessible <a href="http://myais.fsktm.um.edu.my/4480/" rel="nofollow">http://myais.fsktm.um.edu.my/4480/</a> which shows that being Non-Malay is a higher risk factor for Orgasmic Sexual Dysfunction in women, implying that Malay women experience less problems in achieving orgasm than non-Malay women. As you know almost all Malay women in Malaysia are circumcised (undergo hoodectomy) in contrast to non-Malay women who are not. This would suggest that hoodectomy does in fact contribute to an improved sex life in women rather than diminishing it as some argue</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-1119</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 16:50:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-1119</guid>
		<description>@ zenkom, waktu khitan baik untuk laki-laki atau perempuan sebaiknya di hari ketujuh dari kelahiran jika memungkinkan. Namun apabila tidak memungkinkan, maka ditunggu hingga saat memungkinkan baginya untuk dikhitan.
Adapun jika tidak ada bidan yang mau untuk mengkhitan, maka ikuti saja pendapat ulama&#039; yang tidak mewajibkan khitan bagi perempuan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ zenkom, waktu khitan baik untuk laki-laki atau perempuan sebaiknya di hari ketujuh dari kelahiran jika memungkinkan. Namun apabila tidak memungkinkan, maka ditunggu hingga saat memungkinkan baginya untuk dikhitan.<br />
Adapun jika tidak ada bidan yang mau untuk mengkhitan, maka ikuti saja pendapat ulama&#8217; yang tidak mewajibkan khitan bagi perempuan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zenkom</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-1115</link>
		<dc:creator>zenkom</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 16:40:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-1115</guid>
		<description>Ust mohon penjelasan tambahan:
1.Kapan sbaiknya khitan itu dilakukan bagi perempuan, saat bayi atau kanak-kanak atau remaja atau dewasa?
2.Pernah kami datang kpd bidan utk menghitan anak prempuan kami yang brusia 2 tahun, tp bidan malah melarang katanya di kesehatan RI sudah di larang hitan bagi perempuan. Gmn solusinya?
(kami tinggal di Kab. Pasuruan kec. Gondangwetan JATIM)
Mohon infonya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ust mohon penjelasan tambahan:<br />
1.Kapan sbaiknya khitan itu dilakukan bagi perempuan, saat bayi atau kanak-kanak atau remaja atau dewasa?<br />
2.Pernah kami datang kpd bidan utk menghitan anak prempuan kami yang brusia 2 tahun, tp bidan malah melarang katanya di kesehatan RI sudah di larang hitan bagi perempuan. Gmn solusinya?<br />
(kami tinggal di Kab. Pasuruan kec. Gondangwetan JATIM)<br />
Mohon infonya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ton</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-1103</link>
		<dc:creator>ton</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 05:25:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-1103</guid>
		<description>terimaksih atas jawabannya tapi masih belum saya terima semuanya. perihal khitan ini bila kita mengituki madzhab yg mengharuskan utk dikhitan dimana kami bisa melakukan? sementara anak anak kami sdh mulai berumur 8 tahun bagi yang wanita sementara kami sangat berkeinginan untuk mengkhitannya.

adakah didaerah jatim tempat untuk itu yang dimana pelaksanaanya benar benar syariat? ini sangat penting sekali buat alfakir yan sebelumya tidak memahami bila wanita itupun dikhitan.

tolong berilah kami alamatnya dan batasan usia berapa wanita itu dihitan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimaksih atas jawabannya tapi masih belum saya terima semuanya. perihal khitan ini bila kita mengituki madzhab yg mengharuskan utk dikhitan dimana kami bisa melakukan? sementara anak anak kami sdh mulai berumur 8 tahun bagi yang wanita sementara kami sangat berkeinginan untuk mengkhitannya.</p>
<p>adakah didaerah jatim tempat untuk itu yang dimana pelaksanaanya benar benar syariat? ini sangat penting sekali buat alfakir yan sebelumya tidak memahami bila wanita itupun dikhitan.</p>
<p>tolong berilah kami alamatnya dan batasan usia berapa wanita itu dihitan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aladin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-966</link>
		<dc:creator>Aladin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 16:50:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-966</guid>
		<description>@ton:Klo anda ingin pndpt yg masyhur g ada.krn setiap madzhab mempunyai sudut pandang berbeda2.Alhasil,Dr amin daud mengatakan:klo mau ikut yg hrs mengkhitan di harap kpd ahlix,krn di negara sudan 20-25% perempuan mandul disebabkan krn cara menghitanx yg tdk sesuai.dikarnakan khitan utk perempuan berbeda2.ada yg namax khitan basith: memotong sebagian clitoris atau semuax.ada jg khitan mutawassith: memotong clitoris,bibir kcl kemaluan(labium minus pudendi) n sdkt dr bibir bsr(labium majus pudendi) kemaluan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ton:Klo anda ingin pndpt yg masyhur g ada.krn setiap madzhab mempunyai sudut pandang berbeda2.Alhasil,Dr amin daud mengatakan:klo mau ikut yg hrs mengkhitan di harap kpd ahlix,krn di negara sudan 20-25% perempuan mandul disebabkan krn cara menghitanx yg tdk sesuai.dikarnakan khitan utk perempuan berbeda2.ada yg namax khitan basith: memotong sebagian clitoris atau semuax.ada jg khitan mutawassith: memotong clitoris,bibir kcl kemaluan(labium minus pudendi) n sdkt dr bibir bsr(labium majus pudendi) kemaluan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vairuz</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-964</link>
		<dc:creator>vairuz</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 10:51:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-964</guid>
		<description>saya dengar MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang khitan perempuan. Tapi menurut saya kalau khitannya terlalu berlebihan sebagaimana dilakukan oleh wanita di afrika juga tidak boleh. katanya bisa menimbulkan rasa nyeri bagi perempuan tersebut ketika dewasa. sunnahnya kan memang hanya disunat sedikit saja dari (maaf) glambirnya (jaldah) saja. kitab i&#039;anah juga sudah membahasnya kok. berikut petikannya:
(قوله: والمرأة الخ) أي والواجب في ختان المرأة قطع جزء يقع عليه اسم الختان وتقليله أفضل لخبر أبي داود وغيره أنه (ص) قال للخاتنة: أشمي ولا تنهكي فإنه أحظى للمرأة وأحب للبعل أي لزيادته في لذة الجماع، وفي رواية: أسرى للوجه أي أكثر لمائه ودمه.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya dengar MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang khitan perempuan. Tapi menurut saya kalau khitannya terlalu berlebihan sebagaimana dilakukan oleh wanita di afrika juga tidak boleh. katanya bisa menimbulkan rasa nyeri bagi perempuan tersebut ketika dewasa. sunnahnya kan memang hanya disunat sedikit saja dari (maaf) glambirnya (jaldah) saja. kitab i&#8217;anah juga sudah membahasnya kok. berikut petikannya:<br />
(قوله: والمرأة الخ) أي والواجب في ختان المرأة قطع جزء يقع عليه اسم الختان وتقليله أفضل لخبر أبي داود وغيره أنه (ص) قال للخاتنة: أشمي ولا تنهكي فإنه أحظى للمرأة وأحب للبعل أي لزيادته في لذة الجماع، وفي رواية: أسرى للوجه أي أكثر لمائه ودمه.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ton</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-865</link>
		<dc:creator>ton</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 01:52:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-865</guid>
		<description>assalamu alaikum.
mohon dapat dijelaskan jawaban yg mashur tentang khitan bagi wanita bagaimana?
 Bagaimana kalo anak itu belum di kitan di mana bisa mengkhitannkan biar sesuai dg syariat? 

ini terjadi saat ini merupakan fenomena kehidupan. hanya bagaimana mencari jalan keluarnya bila anak itu sdh baligh? atau belum? mohon jawabannya sebab ini sangat penting bual alfakir ini

terimakasih.

wassalamualaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum.<br />
mohon dapat dijelaskan jawaban yg mashur tentang khitan bagi wanita bagaimana?<br />
 Bagaimana kalo anak itu belum di kitan di mana bisa mengkhitannkan biar sesuai dg syariat? </p>
<p>ini terjadi saat ini merupakan fenomena kehidupan. hanya bagaimana mencari jalan keluarnya bila anak itu sdh baligh? atau belum? mohon jawabannya sebab ini sangat penting bual alfakir ini</p>
<p>terimakasih.</p>
<p>wassalamualaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zaini</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-663</link>
		<dc:creator>zaini</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 09:59:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-663</guid>
		<description>bukan begitu Bang....dipotongnya ntu biar si wanita ga pecicilan atawe kegatelan lantaran bagian yang dipotong(asal dipotong sahaja) dapat meredam libido perempuan.Biar gak hyper sex Bang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bukan begitu Bang&#8230;.dipotongnya ntu biar si wanita ga pecicilan atawe kegatelan lantaran bagian yang dipotong(asal dipotong sahaja) dapat meredam libido perempuan.Biar gak hyper sex Bang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agung</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/khitan-bagi-perempuan/comment-page-1/#comment-588</link>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 15:58:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=810#comment-588</guid>
		<description>Memang cewek seharusnya khitan spt cowok,agar si suami lbh nikmat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang cewek seharusnya khitan spt cowok,agar si suami lbh nikmat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

