<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menghilangkan Rambut Secara Permanen</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/comment-page-1/#comment-5185</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 07:59:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=437#comment-5185</guid>
		<description>@ yudi, Hukum menumbuhkan rambut yang tidak tumbuh di badan adalah diperbolehkan.
@ udin, wa&#039;alaikum salam Wr. Wb,
Seorang wanita diperbolehkan baginya untuk memotong rambutnya. Hanya saja, apa yang menjadi aurat (haram untuk dilihat) ketika bersambung dengan badan, maka haram juga dilihat (tetap dihukumi aurat) ketika dalam keadaan terputus. Oleh karena itu, rambut, kuku atau lainnya masih dikatakan aurat dari seorang perempuan walaupun sudah terpotong, sehingga wajib bagi perempuan untuk menyembunyikannya dari pandangan laki-laki yang tidak mahrom dengannya, dan haram juga bagi laki-laki yang bukan mahramnya untuk melihatnya. Kecuali jika berupa ludah, ingus, kencing atau mani, maka tidak termasuk aurat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ yudi, Hukum menumbuhkan rambut yang tidak tumbuh di badan adalah diperbolehkan.<br />
@ udin, wa&#8217;alaikum salam Wr. Wb,<br />
Seorang wanita diperbolehkan baginya untuk memotong rambutnya. Hanya saja, apa yang menjadi aurat (haram untuk dilihat) ketika bersambung dengan badan, maka haram juga dilihat (tetap dihukumi aurat) ketika dalam keadaan terputus. Oleh karena itu, rambut, kuku atau lainnya masih dikatakan aurat dari seorang perempuan walaupun sudah terpotong, sehingga wajib bagi perempuan untuk menyembunyikannya dari pandangan laki-laki yang tidak mahrom dengannya, dan haram juga bagi laki-laki yang bukan mahramnya untuk melihatnya. Kecuali jika berupa ludah, ingus, kencing atau mani, maka tidak termasuk aurat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: udin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/comment-page-1/#comment-5184</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 23:52:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=437#comment-5184</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr wb,,
apa hukumnya wanita memutung rambutnya,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr wb,,<br />
apa hukumnya wanita memutung rambutnya,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/comment-page-1/#comment-3847</link>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 13:52:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=437#comment-3847</guid>
		<description>kalau menumbuhkan yang tidak tumbuh bagaimana ustdz? seperti bulu dada, jenggot dsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau menumbuhkan yang tidak tumbuh bagaimana ustdz? seperti bulu dada, jenggot dsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/comment-page-1/#comment-3416</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 10:23:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=437#comment-3416</guid>
		<description>@ nurbaiti, Menghilangkan kumis secara permanent mungkin dengan menggunakan bahan kimia. Anda bisa konsultasi langsung ke Dokter terdekat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ nurbaiti, Menghilangkan kumis secara permanent mungkin dengan menggunakan bahan kimia. Anda bisa konsultasi langsung ke Dokter terdekat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nurbaiti</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/menghilangkan-rambut-badan-secara-permanen/comment-page-1/#comment-3413</link>
		<dc:creator>nurbaiti</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 04:04:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=437#comment-3413</guid>
		<description>lha gimana cara menghilangkan kumis secara permanen?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lha gimana cara menghilangkan kumis secara permanen?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

