Pengertian Urfan, Syar’an dan Istilahan
abdul kadir assegaff<kadir.segaff@gmail.com
Assalamualaikum
Tim Forsan yg terhormat, ana mo tanya nih pertanyaannya simple kok:
Dlm Istilah fiqh kan ada istilah ‘Urfan, Syar’an, Istilahan. Nah apa perbedaan dari ketiga hal tsb dan apa pengertian dari ketiga hal di atas, dan apa penggunaan khusus dari tiga hal di atas?
FORSAN SALAF menjawab :Waalaikum salam Wr. Wb.
‘URFAN adalah apa yang telah menjadi kebiasaan manusia baik berupa pekerjaan yang umum atau lafad yang kemutlakannya dikenal memiliki makna khusus. Misalnya kata “daging” diartikan oleh masyarakat sebagai daging binatang ternak bukanlah daging ikan laut. [1]
‘Urf digunakan ketika pengertian dari syari’at dan bahasa tidak ditemukan. Misalnya dalam menentukan paling sedikitnya darah haid, karena tidak ada ketentuan khusus dari syari’at atau dari bahasa, maka digunakanlah ‘urf (kebiasaan) yang terjadi pada para wanita di daerah tersebut.
SYAR’AN adalah apa yang pengertiannya didapatkan langsung dari syari’at sebagaimana pengertian sholat sebagai suatu ritual ibadah yang terdiri dari bacaan dan gerakan tertentu. Diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.
ISTILAHAN adalah kesepakatan kelompok tertentu seperti para ahli fikh atau ahli bahasa dalam mencetuskan suatu rumusan khusus (qaidah) yang berkaitan dengan bidang ilmu masing-masing, sehingga mereka bisa menggunakan rumusan tersebut dalam mengungkapkan suatu permasalahan. Istilah itu digunakan ketika tidak ditemukan pengertian dalam syari’at.
Oleh karena itu, kita memahami istilah dalam bermacam-macam bidang seperti istilah ahli fikih, istilah ahli bahasa dan lain-lainnya. [2]
Referensi :
- Al-Ghuror Al-Bahiyyah/53
- Al-Asybah Wa An-Nadho’ir/ 63
- At-Ta’rifat / 26
- Hasyiah Al-Jamal / I/ 81
[1] الغرر البهية / 53
والعادة والعرف مترادفان وهي ما اعتاده الناس وساروا عليه من كل فعل شاع بينهم او لفظ تعارفوا اطلاقه على معنى خاص، وهذا يشمل العرف العملي مثل تعارفهم اكل الأرز، والعرف القولي مثل تعارف الناس اطلاق الولد على الذكر دون الأنثى وعدم اطلاق لفظ اللحم على السمك.
الأشباه والنظائر / 63
(قوله: والعرف) العرف ما كان مقررا بالعقول وتلقنه الطباع السليمة يالقبول.
.التعريفات ص :26
الاصطلاح : عبارة عن ايفاق قوم عن تسمية الشئ باسم ما ينقل عن موضه الاول .
الاصطلاح : إخراج الفظ من معنى لغوى إلى اخر لمناسبة بينهما . وقيل الاصطلاح اتفاق طائفة على وضع
التعريفات ص : 188
اللغة : ما يعبر بها كل قوم عن إغراضهم. الشرع :فى اللغة : عبارةعن البيان والاظهار. يقال : شرع الله كذا إى جعله طريقة ومذهبا ومنه المشرعة.
[2] حاشية الجمل – (ج 1 / ص 81)
( قَوْلُهُ وَاصْطِلَاحًا ) أَيْضًا أَيْ فِي اصْطِلَاحِ الْفُقَهَاءِ أَيْ فِي عُرْفِهِمْ وَالِاصْطِلَاحُ اتِّفَاقُ طَائِفَةٍ عَلَى أَمْرٍ مَعْهُودٍ بَيْنَهُمْ مَتَى أُطْلِقَ انْصَرَفَ إلَيْهِ ا هـ قَلْيُوبِيٌّ عَلَى الْغَزِّيِّ وَعَبَّرَ الشَّارِحُ فِي الْكِتَابِ عَنْ الْمَعْنَى الْمُقَابِلِ لِلُّغَوِيِّ بِقَوْلِهِ وَاصْطِلَاحًا وَفِي الطَّهَارَةِ بِقَوْلِهِ وَشَرْعًا بُنَاءً عَلَى مَا هُوَ الْمَعْرُوفُ مِنْ أَنَّ الْحَقِيقَةَ الشَّرْعِيَّةَ هِيَ مَا تُلَقَّى مَعْنَاهَا مِنْ الشَّارِعِ وَإِنْ مَا لَمْ يُتَلَقَّ مِنْ الشَّارِعِ يُسَمَّى اصْطِلَاحًا وَإِنْ كَانَ فِي عِبَارَةِ الْفُقَهَاءِ بِأَنْ اصْطَلَحُوا عَلَى اسْتِعْمَالِهِ فِي مَعْنًى فِيمَا بَيْنَهُمْ وَلَمْ يَتَلَقَّوْا التَّسْمِيَةَ بِهِ مِنْ كَلَامِ الشَّارِعِ نَعَمْ قَدْ يَسْتَعْمِلُونَ الْحَقِيقَةَ الشَّرْعِيَّةَ كَمَا قَالَهُ سم فِي حَاشِيَتِهِ عَلَى الْبَهْجَةِ فِي بَابِ الزَّكَاةِ فِيمَا وَقَعَ فِي كَلَامِ الْفُقَهَاءِ مُطْلَقًا ا هـ ع ش .
Popularity: 4% [?]


Ustadz,
Apakah banyak gerak yang akhirnya membatalkan sholat juga dasarnya urfan ?
menurut imam syafi’i R.A gerakan yang dapat membatalkan sholat yaitu 3 gerakan secara berturut-turut,dan dasar dari penetapan hukum tersebut adalah hadist yang berupa fi’lun nabi (apa yang dilakukan nabi)
Leave your response!
Artikel »
Udlhiyyah (Qurban) Dan Problematikanya
Udlhiyah atau Qurban adalah menyembelih hewan kurban di hari raya kurban (Idul Adha) dan hari-hari tasyriq dengan tujuan mendekatkan diri kepada allah S.W.T .
Dasar disyari’atkan udlhiyyah :
1. Surat Al-Kautsar : 2
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ …
Kalam Salaf »
Qana’ah yang Serba Indah
Kalam Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi
Qana’ah adalah suatu sikap merasa cukup dengan pembagian rizki yang diberikan Allah, dan menyandarkan kebutuhan hanya kepada Allah SWT. Seorang yang qana’ah akan memohon hanya kepada-Nya, tidak kepada yang lain. …
Konsultasi Umum »
MENUNDA NIKAH KARENA BELUM MAPAN ATAU DEMI KARIR
Saya ingin bertanya terkait problema di masyarakat. Banyak sekali pemuda muslim yang sudah memiliki pekerjaan dan sudah punya pilihan tapi masih enggan untuk cepat-cepat menikah dengan alasan belum mapan dan berpacaran dengan si wanita. Tidak …
Majelis Ifta' »
Mengambil Buah-buahan Di Pekuburan
Assalamu’alaikum wr. wb.
Bolehkah mengambil buah-buahan dari pohon yang tumbuh liar di kuburan ? Begitu pula rerumputan yang tumbuh lebat apabila dijadikan pakan ternak?
From : Misbah A
Jawaban :
Wa’alaikum salam wr. wb.
Apabila pohon itu tumbuh di kuburan …
Program Streaming »
JADWAL PROGRAM SUARA NABAWIY 107,7Mhz (25 November 2011)
JADWAL PROGRAM SUARA NABAWIY 107,7Mhz
25 November 2011
*Program-program continue
05.00-06.00 : Wirdus Sobah ( Wirid-wirid pagi )
06.00-07.00 : Sunnah Nabawiy
07.00-07.30 : Mutiara pagi ( Kalam salaf – LIVE)
07.30-09.00 : Pemantap Hati ( Mutiara …
Radio Streaming
Majalah Cahaya Nabawiy
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Slide Foto
Ceramah pd Haul Hb. Jakfar Asssegaf
Arsip
Blogroll
Tag Cloud
ahlu bait ajaran bid'ah bid’ah cara cerai dalil dholalah haji hukum ibadah ibn taimiyah ibnu taimiyah ilmu Imam islam istighatsah istri kalam kawin keajaiban kesehatan madinah mati maulid mayit mekah mengubur menikah mulia Nikah orang tua pacar qanaah salaf sesat suami sunah sunnah syiah syirik tauhid wahabi wahhabi zina