<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perbedaan Mani, Madzi Dan Wadi</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 09:37:40 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hmm</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3712</link>
		<dc:creator>Hmm</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 04:20:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3712</guid>
		<description>o jadi dalam hal ini syahwat adalah Kenikmatan....

Ok, maturnuwun :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>o jadi dalam hal ini syahwat adalah Kenikmatan&#8230;.</p>
<p>Ok, maturnuwun <img src='http://www.forsansalaf.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3706</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 04:07:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3706</guid>
		<description>@ hmm, maksud dari syahwat dalam ciri-ciri mani adalah kenikmatan ketika keluar (orgasme), bukan hanya adanya nafsu yang menggebu-gebu. Karena jika hanya nafsu yang menggebu-gebu, namun ketika keluar tidak ada kenikmatan (tidak mencapai orgasme), maka bisa jadi cairan yang keluar bukanlah mani tapi madzi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ hmm, maksud dari syahwat dalam ciri-ciri mani adalah kenikmatan ketika keluar (orgasme), bukan hanya adanya nafsu yang menggebu-gebu. Karena jika hanya nafsu yang menggebu-gebu, namun ketika keluar tidak ada kenikmatan (tidak mencapai orgasme), maka bisa jadi cairan yang keluar bukanlah mani tapi madzi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hmm</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3677</link>
		<dc:creator>Hmm</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 08:22:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3677</guid>
		<description>mau nanya lagi, yg dimaksud syahwat itu nafsu menggebu-gebu atau kenikmatan? berhubung di ciri2 mani ada 2 hal tsb, ane jadi bingung mau menentukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau nanya lagi, yg dimaksud syahwat itu nafsu menggebu-gebu atau kenikmatan? berhubung di ciri2 mani ada 2 hal tsb, ane jadi bingung mau menentukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rif</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3387</link>
		<dc:creator>Rif</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 12:37:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3387</guid>
		<description>Saya mau ada pertanyaan lg.
Saya prnah baca artikel, katanya sblum berhubungan suami istri d anjurkan utk merangsang istri shingga keluar pelumas dari kmaluannya. Apakah itu yg d sbt sbagai madzi? Bgmana hukumnya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau ada pertanyaan lg.<br />
Saya prnah baca artikel, katanya sblum berhubungan suami istri d anjurkan utk merangsang istri shingga keluar pelumas dari kmaluannya. Apakah itu yg d sbt sbagai madzi? Bgmana hukumnya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3385</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 07:03:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3385</guid>
		<description>@ rif, jika tidak ada cairan yang keluar dari lubang kemaluan, maka tidak ada kewajiban sama sekali, baik mandi janabah (sebab keluar mani) atau mensucikannya (sebab keluar madzi yang najis), karena kewajiban itu hanya berlaku ketika penyebabnya sudah nampak di kemaluan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ rif, jika tidak ada cairan yang keluar dari lubang kemaluan, maka tidak ada kewajiban sama sekali, baik mandi janabah (sebab keluar mani) atau mensucikannya (sebab keluar madzi yang najis), karena kewajiban itu hanya berlaku ketika penyebabnya sudah nampak di kemaluan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rif</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3382</link>
		<dc:creator>Rif</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 14:52:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3382</guid>
		<description>Maaf, mau numpang tanya.
Kalo stelah kita melihat sesuatu yang membangkitkan syahwat. Trus dzakar berdiri. Trasa kluar cairan tapi stelah d liat tdk d tmukan basahan. Bgmn hukumnya? Mhn jwbnnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf, mau numpang tanya.<br />
Kalo stelah kita melihat sesuatu yang membangkitkan syahwat. Trus dzakar berdiri. Trasa kluar cairan tapi stelah d liat tdk d tmukan basahan. Bgmn hukumnya? Mhn jwbnnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3276</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 08:01:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3276</guid>
		<description>@ teteh, Ketika anda mendapati sifat-sifat mani seperti di atas, maka jelaslah bahwa cairan yang keluar adalah mani, sehingga anda wajib untuk mandi janabah. Adapun sebab keluarnya, maka tidak ada ketentuannya, baik karena nonton film, berangan-angan atau mimpi. Ketika hanya melihat basahan tanpa merasakannya sama sekali, maka anda bisa mengujinya (apakah termasuk mani ataukah bukan) dari aromanya, jika sesuai dengan aroma mani, maka dihukumi mani sehingga wajib mandi, namun jika tidak seperti aroma mani, maka dihukumi madzi yang najis dan tidak mewajibkan mandi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ teteh, Ketika anda mendapati sifat-sifat mani seperti di atas, maka jelaslah bahwa cairan yang keluar adalah mani, sehingga anda wajib untuk mandi janabah. Adapun sebab keluarnya, maka tidak ada ketentuannya, baik karena nonton film, berangan-angan atau mimpi. Ketika hanya melihat basahan tanpa merasakannya sama sekali, maka anda bisa mengujinya (apakah termasuk mani ataukah bukan) dari aromanya, jika sesuai dengan aroma mani, maka dihukumi mani sehingga wajib mandi, namun jika tidak seperti aroma mani, maka dihukumi madzi yang najis dan tidak mewajibkan mandi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: teteh</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-3272</link>
		<dc:creator>teteh</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 04:07:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-3272</guid>
		<description>misalnya nonton hal2 yang menyebabkan munculnya syahwat smpe keluar cairan, tu gimana ya?
karena sya msih seorang gadis, saya lum tau bagai mana wujud mani yang sesungguhnya....saya tidak bisa membedakan dan menentukan apakah cairan tersebut mani/bukan, meski sdh ada ciri2nya seperti diatas...
bahkan terkadang keluarnay cairan tersebut tak terasa, tiba2 bsah ja....gimana ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>misalnya nonton hal2 yang menyebabkan munculnya syahwat smpe keluar cairan, tu gimana ya?<br />
karena sya msih seorang gadis, saya lum tau bagai mana wujud mani yang sesungguhnya&#8230;.saya tidak bisa membedakan dan menentukan apakah cairan tersebut mani/bukan, meski sdh ada ciri2nya seperti diatas&#8230;<br />
bahkan terkadang keluarnay cairan tersebut tak terasa, tiba2 bsah ja&#8230;.gimana ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-2514</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 07:41:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-2514</guid>
		<description>Hukum cairan yang keluar dari kemaluan perempuan terbagi menjadi tiga :
1.	Keluar dari daerah yang wajib dibasuh ketika istinja’ yaitu daerah yang nampak ketika jongkok. Hukumnya suci tanpa ada perbedaan pendapat dikalangan ulama’.
2.	Keluar dari daerah bagian dalam kemaluan hingga tidak dijangkau kemaluan suami. Hukumnya najis tanpa ada perbedaan pendapat dikalangan ulama’.
3.	Keluar dari daerah bagian dalam kemaluan yaitu  daerah yang tidak wajib dibasuh ketika istinja’ namun masih terjangkau kemaluan suami. Hukumnya suci menurut pendapat yang kuat.
Hukum cairan keputihan biasanya termasuk golongan 2 atau 3, sehingga hukumnya najis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hukum cairan yang keluar dari kemaluan perempuan terbagi menjadi tiga :<br />
1.	Keluar dari daerah yang wajib dibasuh ketika istinja’ yaitu daerah yang nampak ketika jongkok. Hukumnya suci tanpa ada perbedaan pendapat dikalangan ulama’.<br />
2.	Keluar dari daerah bagian dalam kemaluan hingga tidak dijangkau kemaluan suami. Hukumnya najis tanpa ada perbedaan pendapat dikalangan ulama’.<br />
3.	Keluar dari daerah bagian dalam kemaluan yaitu  daerah yang tidak wajib dibasuh ketika istinja’ namun masih terjangkau kemaluan suami. Hukumnya suci menurut pendapat yang kuat.<br />
Hukum cairan keputihan biasanya termasuk golongan 2 atau 3, sehingga hukumnya najis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sitimunawaroh</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-2453</link>
		<dc:creator>sitimunawaroh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 18:27:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-2453</guid>
		<description>bagai mana hukum nya keputihan atau sesuatu yang keluar dari rahim selain darah haid,nifas.apakah najis?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagai mana hukum nya keputihan atau sesuatu yang keluar dari rahim selain darah haid,nifas.apakah najis?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
