<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perbedaan Mani, Madzi Dan Wadi</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5986</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 13:57:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5986</guid>
		<description>@ hamba Allah, wa&#039;alaikum salam wr. wb.
Mani tidak selalu keluar ketika berhubungan saja, tapi bisa dengan cara lain seperti khayalan, melihat sesuatu yang membangkitkan syahwat atau mimpi basah. Yang terpenting suatu cairan yang keluar dihukumi mani ketika terdapat salah satu dari 3 sifat di atas.
Adapun lubang keluarnya, secara biasanya keluar dari penis, bukan lainnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ hamba Allah, wa&#8217;alaikum salam wr. wb.<br />
Mani tidak selalu keluar ketika berhubungan saja, tapi bisa dengan cara lain seperti khayalan, melihat sesuatu yang membangkitkan syahwat atau mimpi basah. Yang terpenting suatu cairan yang keluar dihukumi mani ketika terdapat salah satu dari 3 sifat di atas.<br />
Adapun lubang keluarnya, secara biasanya keluar dari penis, bukan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba allah</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5984</link>
		<dc:creator>hamba allah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 08:48:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5984</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr.wb saya mau nanya ...apakah mani keluar pada saat berhubungan saja?dan apakah mani dan madzi keluar lewat lubang penis ataukah di sekitar kemaluan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr.wb saya mau nanya &#8230;apakah mani keluar pada saat berhubungan saja?dan apakah mani dan madzi keluar lewat lubang penis ataukah di sekitar kemaluan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5969</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 16:26:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5969</guid>
		<description>@ Al, Alasan kenapa mani dihukumi suci tapi tidak pada cairan yang lainnya, karena mani sebagai asal dari manusia. Oleh karena tubuh manusia dihukumi suci, maka asalnya pun mendapatkan hukum yang sama yaitu suci.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Al, Alasan kenapa mani dihukumi suci tapi tidak pada cairan yang lainnya, karena mani sebagai asal dari manusia. Oleh karena tubuh manusia dihukumi suci, maka asalnya pun mendapatkan hukum yang sama yaitu suci.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5967</link>
		<dc:creator>Al</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 15:24:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5967</guid>
		<description>salam kenal pa ustadz.
saya punya pertanyaan yang mengganjal terus nih, tolong di jawab yah..
jikan mani dikatakan sebagai sesuatu yang tiadak najis apa penyebabnya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pa ustadz.<br />
saya punya pertanyaan yang mengganjal terus nih, tolong di jawab yah..<br />
jikan mani dikatakan sebagai sesuatu yang tiadak najis apa penyebabnya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5622</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 13:26:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5622</guid>
		<description>@ bowo, Cairan yang sering keluar bersamaan dengan kencing adalah WADI, dan bukanlah MANI, sehingga hukumnya adalah najis, membatalkan wudhu&#039; namun tidak mewajibkan mandi besar. Kecuali jika terdapat ciri-ciri mani seperti dari segi bau seperti kriteria mani, maka dihukumi mani, sehingga wajiba baginya untuk mandi besar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ bowo, Cairan yang sering keluar bersamaan dengan kencing adalah WADI, dan bukanlah MANI, sehingga hukumnya adalah najis, membatalkan wudhu&#8217; namun tidak mewajibkan mandi besar. Kecuali jika terdapat ciri-ciri mani seperti dari segi bau seperti kriteria mani, maka dihukumi mani, sehingga wajiba baginya untuk mandi besar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bowo</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-5618</link>
		<dc:creator>bowo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 08:02:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-5618</guid>
		<description>ustadz mau nanya apabila setelah kencing keluar cairan lengket trus kental kadang warna putih keruh kadang putih bening,,,tidak berbau itu hukumnya apa?,,,perasaan ketika keluar itu tersendat-sendat agak susah semacam ada sumbatan pada saluran kencing...keluarnya ketika kencing atau ketika buang air besar mohon jawabannya???hal ini udah sering terjadi dengan frekuensi yang sangat sering</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustadz mau nanya apabila setelah kencing keluar cairan lengket trus kental kadang warna putih keruh kadang putih bening,,,tidak berbau itu hukumnya apa?,,,perasaan ketika keluar itu tersendat-sendat agak susah semacam ada sumbatan pada saluran kencing&#8230;keluarnya ketika kencing atau ketika buang air besar mohon jawabannya???hal ini udah sering terjadi dengan frekuensi yang sangat sering</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-4544</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2011 14:08:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-4544</guid>
		<description>@ yaya
wa&#039;alaikum salam Wr. Wb.
Hukum bersenang-senang dengan istri ketika haid jika diselain daerah pusar hingga lutut, maka diperbolehkan. Dan jika mengeluarkan cairan, maka dilihat, apabila memenuhi persyaratan mani, maka dihukumi mani dan wajib baginya untuk mandi, sedangkan istri jika tidak ikut keluar mani, maka tidak diwajibkan baginya untuk mandi janabah.
Adapun jika tidak terdapat salah satu dari tanda-tanda mani diatas, maka dihukumi madzi, sehingga tidak wajib mandi janabah namun dihukumi najis sehingga wajib disucikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ yaya<br />
wa&#8217;alaikum salam Wr. Wb.<br />
Hukum bersenang-senang dengan istri ketika haid jika diselain daerah pusar hingga lutut, maka diperbolehkan. Dan jika mengeluarkan cairan, maka dilihat, apabila memenuhi persyaratan mani, maka dihukumi mani dan wajib baginya untuk mandi, sedangkan istri jika tidak ikut keluar mani, maka tidak diwajibkan baginya untuk mandi janabah.<br />
Adapun jika tidak terdapat salah satu dari tanda-tanda mani diatas, maka dihukumi madzi, sehingga tidak wajib mandi janabah namun dihukumi najis sehingga wajib disucikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yaya</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-4502</link>
		<dc:creator>yaya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 00:21:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-4502</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum ustadz.saya mau tanya.....kalau saat haid bersenang-senang selain di antara lutut dan pusar, bagaimana kalau terasa nikmat dan seperti keluar cairan. itu apa dan bagaimana hukumnya pada wanita?boleh atau tidak?wajib mandi atau tidak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum ustadz.saya mau tanya&#8230;..kalau saat haid bersenang-senang selain di antara lutut dan pusar, bagaimana kalau terasa nikmat dan seperti keluar cairan. itu apa dan bagaimana hukumnya pada wanita?boleh atau tidak?wajib mandi atau tidak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-4272</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 12:54:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-4272</guid>
		<description>@santhos : haram jimak dengan istri yang haid begitu juga bersenang2 diantara pusar dan lututnya.jadi apabila istri sedang haid maka boleh bagi suami bersenang-senang diselain antara lutut dan pusar spt menggunakan tangan istrinya,dll.

@ahmed : madzi dan wadzi hukumnya najis akan tetapi dimaafkan apabila keluar pada saat hubungan intim.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@santhos : haram jimak dengan istri yang haid begitu juga bersenang2 diantara pusar dan lututnya.jadi apabila istri sedang haid maka boleh bagi suami bersenang-senang diselain antara lutut dan pusar spt menggunakan tangan istrinya,dll.</p>
<p>@ahmed : madzi dan wadzi hukumnya najis akan tetapi dimaafkan apabila keluar pada saat hubungan intim.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmed</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2009/perbedaan-mani-madzi-dan-wadi/comment-page-1/#comment-4270</link>
		<dc:creator>Ahmed</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2010 22:56:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1086#comment-4270</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum ustadz, sy mo tanya, katanya dlm berhubungan intim tdk blh kemasukan madzi dan wadi, padahal kedua cairan itu pasti mendahului mani saat ejakulasi. Apakah mjd najis hub intim tsb? Mohon dijelaskan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum ustadz, sy mo tanya, katanya dlm berhubungan intim tdk blh kemasukan madzi dan wadi, padahal kedua cairan itu pasti mendahului mani saat ejakulasi. Apakah mjd najis hub intim tsb? Mohon dijelaskan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

