<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Masbuq Dalam Shalat Berjama&#8217;ah</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-5957</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 17:25:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-5957</guid>
		<description>@ suparno, wa&#039;alaikum salam wr. wb.
Ketika makmum yang kedua datang, yang seharusnya dilakukan adalah berdiri di samping kiri imam lalu takbirotul ihrom. Kemudian imam maju sedikit ke depan (jika memungkinkan) atau kedua makmum itu mundur sedikit ke belakang untuk kemudian mereka berdua merapat dalam satu shaf. Oleh karena itu, apa yang terjadi dari kebanyakan masyarakat dimana mereka langsung berdiri di belakang lalu memerintahkan makmum yang di depannya untuk mundur dalam satu shaf dengannya adalah keliru. Hukum menepuk imam atau makmum lain ketika shalat adalah MAKRUH karena bisa mengganggu kekhusyu&#039;an dalam shalat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ suparno, wa&#8217;alaikum salam wr. wb.<br />
Ketika makmum yang kedua datang, yang seharusnya dilakukan adalah berdiri di samping kiri imam lalu takbirotul ihrom. Kemudian imam maju sedikit ke depan (jika memungkinkan) atau kedua makmum itu mundur sedikit ke belakang untuk kemudian mereka berdua merapat dalam satu shaf. Oleh karena itu, apa yang terjadi dari kebanyakan masyarakat dimana mereka langsung berdiri di belakang lalu memerintahkan makmum yang di depannya untuk mundur dalam satu shaf dengannya adalah keliru. Hukum menepuk imam atau makmum lain ketika shalat adalah MAKRUH karena bisa mengganggu kekhusyu&#8217;an dalam shalat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suparno</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-5942</link>
		<dc:creator>suparno</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 22:23:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-5942</guid>
		<description>assalaamu&#039;alaikum ustadz,
Jika sholat berjama&#039;ah dua orang saja, kemudian ada makmum masbuk datang dan menepuk pundak makmum kemudian makmum mundur itu bagaimana hukumnya, apakah memang demikian aturannya.
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalaamu&#8217;alaikum ustadz,<br />
Jika sholat berjama&#8217;ah dua orang saja, kemudian ada makmum masbuk datang dan menepuk pundak makmum kemudian makmum mundur itu bagaimana hukumnya, apakah memang demikian aturannya.<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-5908</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 16:57:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-5908</guid>
		<description>m.zain@ Seseorang bisa menjadi muwafiq atau masbuq di setiap rokaatnya, melihat dari waktu yang ia dapatkan ketika berdiri bersama imam. Jika waktu yang ia dapatkan ketika berdiri cukup untuk membaca fatehah secara sempurna, maka di rakaat itu ia dinyatakan sebagai makmum muwafiq. Akan tetapi jika tidak mendapatkannya, maka ia dinyatakan sebagai makmum masbuq.
oleh karena itu, jika di rakaat pertama ia menjadi makmum masbuq, maka rakaat kedua tidak dipastikan ia akan menjadi masbuq juga, namun jika kenyataannya ia mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca fatehah bersama imam secara sempurna, maka dihukumi muwafiq di rakaat tersebut, sehingga wajib membaca fatehah secara sempurna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>m.zain@ Seseorang bisa menjadi muwafiq atau masbuq di setiap rokaatnya, melihat dari waktu yang ia dapatkan ketika berdiri bersama imam. Jika waktu yang ia dapatkan ketika berdiri cukup untuk membaca fatehah secara sempurna, maka di rakaat itu ia dinyatakan sebagai makmum muwafiq. Akan tetapi jika tidak mendapatkannya, maka ia dinyatakan sebagai makmum masbuq.<br />
oleh karena itu, jika di rakaat pertama ia menjadi makmum masbuq, maka rakaat kedua tidak dipastikan ia akan menjadi masbuq juga, namun jika kenyataannya ia mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca fatehah bersama imam secara sempurna, maka dihukumi muwafiq di rakaat tersebut, sehingga wajib membaca fatehah secara sempurna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: m.zain</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-5887</link>
		<dc:creator>m.zain</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 01:09:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-5887</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr wb. Smg Allah selalu merahmati kita semua. Khusus para asatidz forsan salaf amin. . .
Mau tanya ustad.
Apakah ma&#039;mum masbuq yg pada raka&#039;at awal tdk sempurn membaca fatihah lantas pada raka&#039;at berikutnya dia tidak harus menyempurnakan fatihahnya juga?
Maksudnya: untuk raka&#039;at selanjutnya fatihah ma&#039;mum masbuq tadi tidak harus sempurna kalau melihat imam ruku&#039; maka harus ruku&#039;? Ataukah sama dgn ma&#039;mum muwafiq yg harus menyelesaikan fatihah?
[Imam bacaan cepat]
maaf ustad kalau pertanyaannya agak ribet, karna saya sendiri juga susah ngartiinnya.
Atas jawabannya saya ucapkan Jazakumullah Bi ahsaniljaza  amin. . .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr wb. Smg Allah selalu merahmati kita semua. Khusus para asatidz forsan salaf amin. . .<br />
Mau tanya ustad.<br />
Apakah ma&#8217;mum masbuq yg pada raka&#8217;at awal tdk sempurn membaca fatihah lantas pada raka&#8217;at berikutnya dia tidak harus menyempurnakan fatihahnya juga?<br />
Maksudnya: untuk raka&#8217;at selanjutnya fatihah ma&#8217;mum masbuq tadi tidak harus sempurna kalau melihat imam ruku&#8217; maka harus ruku&#8217;? Ataukah sama dgn ma&#8217;mum muwafiq yg harus menyelesaikan fatihah?<br />
[Imam bacaan cepat]<br />
maaf ustad kalau pertanyaannya agak ribet, karna saya sendiri juga susah ngartiinnya.<br />
Atas jawabannya saya ucapkan Jazakumullah Bi ahsaniljaza  amin. . .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-4165</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 10:07:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-4165</guid>
		<description>@ kangyon, Wa&#039;alaikum salam Wr. Wb.
Ketika shalat sendirian lalu ada orang lain yang bermakmum dengannya di pertengahan shalat, maka boleh baginya berniat menjadi imam seketika itu dan ini yang paling afdhol karena akan menjadikan shalatnya berjamaah (mendapatkan pahala shalat berjamaah), namun seandainya tidak berniat jadi imam, tidak merusak shalatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ kangyon, Wa&#8217;alaikum salam Wr. Wb.<br />
Ketika shalat sendirian lalu ada orang lain yang bermakmum dengannya di pertengahan shalat, maka boleh baginya berniat menjadi imam seketika itu dan ini yang paling afdhol karena akan menjadikan shalatnya berjamaah (mendapatkan pahala shalat berjamaah), namun seandainya tidak berniat jadi imam, tidak merusak shalatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kangyon</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-4164</link>
		<dc:creator>kangyon</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 06:38:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-4164</guid>
		<description>assalamualaikum wr wb
saya ingin tanya gimana hukumnya apabila ada orang sholat sendiri sudah rakaat pertama,kedua,ketiga terus ada orang datng menepuk pundak kita untuk berjamaah sedangkan niat kita sholat sendri
apa yang harus kita lakukan  terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum wr wb<br />
saya ingin tanya gimana hukumnya apabila ada orang sholat sendiri sudah rakaat pertama,kedua,ketiga terus ada orang datng menepuk pundak kita untuk berjamaah sedangkan niat kita sholat sendri<br />
apa yang harus kita lakukan  terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-3832</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2010 06:57:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-3832</guid>
		<description>@ tri yuliono, Makmum masbuq adalah makmum yang tidak mendapati waktu berdiri bersama imam seukuran yang cukup untuk membaca Fatihah secara lengkap. Masbuq bisa terjadi di setiap rakaat, baik rakaat pertama, kedua, ketiga atau keempat.
Seorang makmum masbuq harus segera mengikuti imam ketika imam ruku&#039;. Apabila tidak segera ruku&#039; hingga ketinggalan ruku&#039; bersama imam (imam sudah i&#039;tidal sebelum ia ruku&#039;), maka ia ketinggalan satu rakaat.
Ketika seorang makmum masbuq ketinggalan rakaat, maka setelah imam salam, ia harus berdiri untuk menyempurnakan kekurangannya sesuai dengan banyaknya rakaat yang tertinggal. Misal : jika ia ketinggalan satu rakaat, maka setelah tasyahhud bersama imam dan imam salam, ia berdiri untuk mengerjakan satu rakaat lalu tasyahhud akhir dan salam. Jika ketinggalan 2 rakaat, maka setelah imam salam, ia berdiri untuk menambahi 2 rakaat sebagai rakaat ketiga dan keempatnya. Dan jika ketinggalan 3 rakaat, maka setelah imam salam, berdiri untuk mengerjakan 3 rakaat sebagai rakaat ke-dua, ketiga dan keempatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ tri yuliono, Makmum masbuq adalah makmum yang tidak mendapati waktu berdiri bersama imam seukuran yang cukup untuk membaca Fatihah secara lengkap. Masbuq bisa terjadi di setiap rakaat, baik rakaat pertama, kedua, ketiga atau keempat.<br />
Seorang makmum masbuq harus segera mengikuti imam ketika imam ruku&#8217;. Apabila tidak segera ruku&#8217; hingga ketinggalan ruku&#8217; bersama imam (imam sudah i&#8217;tidal sebelum ia ruku&#8217;), maka ia ketinggalan satu rakaat.<br />
Ketika seorang makmum masbuq ketinggalan rakaat, maka setelah imam salam, ia harus berdiri untuk menyempurnakan kekurangannya sesuai dengan banyaknya rakaat yang tertinggal. Misal : jika ia ketinggalan satu rakaat, maka setelah tasyahhud bersama imam dan imam salam, ia berdiri untuk mengerjakan satu rakaat lalu tasyahhud akhir dan salam. Jika ketinggalan 2 rakaat, maka setelah imam salam, ia berdiri untuk menambahi 2 rakaat sebagai rakaat ketiga dan keempatnya. Dan jika ketinggalan 3 rakaat, maka setelah imam salam, berdiri untuk mengerjakan 3 rakaat sebagai rakaat ke-dua, ketiga dan keempatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: TRI YULIONO</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-3816</link>
		<dc:creator>TRI YULIONO</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 08:26:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-3816</guid>
		<description>sy mualaf mau tanya caranya jadi makmum masbuq bila kita keinggalan 1 rakaat,2 rakaat,3 rakaat,4 rakaat bagaimana caranya menyempurnakan shalat,mohon dijelaskan satu persatu,biar sy tdk salah dalam shalat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy mualaf mau tanya caranya jadi makmum masbuq bila kita keinggalan 1 rakaat,2 rakaat,3 rakaat,4 rakaat bagaimana caranya menyempurnakan shalat,mohon dijelaskan satu persatu,biar sy tdk salah dalam shalat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-3760</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 10:13:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-3760</guid>
		<description>@ Muhammad Lukmanul hakim, wa&#039;alaikum salam Wr, Wb.
Ketika terlalu cepat dalam bacaannya, maka jika dia adalah makmum muwafiq (makmum yang mendapati waktu berdiri bersama imam yang cukup untuk membaca fatihah secara normal), maka tetap wajib meneruskan fatihahnya hingga selesai, dan baginya diperbolehkan walau tertinggal dari imam hingga 3 rukun panjang(yaitu hingga imam bangkit dari sujud kedua) dan dia masih dinyatakan mendapatkan rakaat tersebut. Namun makmum bisa memulai membaca fatihah mengikuti imam setiap ayat setelah imam, agar tidak ketinggalan imam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Muhammad Lukmanul hakim, wa&#8217;alaikum salam Wr, Wb.<br />
Ketika terlalu cepat dalam bacaannya, maka jika dia adalah makmum muwafiq (makmum yang mendapati waktu berdiri bersama imam yang cukup untuk membaca fatihah secara normal), maka tetap wajib meneruskan fatihahnya hingga selesai, dan baginya diperbolehkan walau tertinggal dari imam hingga 3 rukun panjang(yaitu hingga imam bangkit dari sujud kedua) dan dia masih dinyatakan mendapatkan rakaat tersebut. Namun makmum bisa memulai membaca fatihah mengikuti imam setiap ayat setelah imam, agar tidak ketinggalan imam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhammad lukmanulhakim</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/masbuq-dalam-shalat-berjamaah/comment-page-1/#comment-3748</link>
		<dc:creator>muhammad lukmanulhakim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 21:33:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1477#comment-3748</guid>
		<description>assalamualaikum ustadz...
saya ingin bertannya
jikalau imam terlalu cepat membaca ayat dan imam tersebut ruku&#039;..
sedangkan ada salah satu makmum yang belum rukuk dikarenakan dia ingin menyempurnakan al-fatihah nya... dan maknun itu tertinggal hinggga sang imam bangkit dari ruku&#039;...
itu hukumnya apa ya??? dan apakah sang makmum lebih baik mempercepat bacaan al-fatihah kita...??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum ustadz&#8230;<br />
saya ingin bertannya<br />
jikalau imam terlalu cepat membaca ayat dan imam tersebut ruku&#8217;..<br />
sedangkan ada salah satu makmum yang belum rukuk dikarenakan dia ingin menyempurnakan al-fatihah nya&#8230; dan maknun itu tertinggal hinggga sang imam bangkit dari ruku&#8217;&#8230;<br />
itu hukumnya apa ya??? dan apakah sang makmum lebih baik mempercepat bacaan al-fatihah kita&#8230;??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

