<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Maulid Dalam Al-Qur&#8217;an dan Hadits</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 10:13:40 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: abdullah mauladawilah</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3627</link>
		<dc:creator>abdullah mauladawilah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 07:02:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3627</guid>
		<description>@emankk kita bukan bingung masalah aqidahnya orang,selama mereka tdk menyinggung kami spt mengkafirkan kami hanya karena kami meryakan maulid nabi yang mempunyai dasar dari sunnah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@emankk kita bukan bingung masalah aqidahnya orang,selama mereka tdk menyinggung kami spt mengkafirkan kami hanya karena kami meryakan maulid nabi yang mempunyai dasar dari sunnah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emankk</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3623</link>
		<dc:creator>emankk</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 07:40:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3623</guid>
		<description>yang ga suka maulid ya udah ga usah diributkan yang penting kalian fokus saja pada apa yang menjadi prioritas hidup kalian dgn tidak lupa tawakaltu alallah, dan bagi kalian yang suka maulid, silahkan saja jgn diganggu, tapi speakernya jangan sampai mengganggu tetangga yang sedang sakit atau bad mood. pokoknya upayakan acara berjalan lancar dan yang penting setelah acara jemaah bisa lebih semangat menghadapi realitas kehidupan nyata, jangan mengeluh dan cepat menyerah. Mari kita sama-sama lawan syi&#039;ah,ahmadiyah,jil,pluralisme agama,densus 88,pemerintah dholim,korupsi,perzinahan yg dilegalkan,perjudian yg dilegalkan,bom waktu gas 3kg, pedagan nakah yang jual daging haram dan zat yg membahayakan tubuh umat islam,peredaran vcd porno, awasi kasus ariel dll yg merugikan dan membahayakan umat islam. Umat muslim menunggu amaliyah nyata kita mereka merasakan islam rahmatan lil alaamiin dan  agar Allah menaikkan derajat kita dan tidak mengganti kita dgn generasi yg lebih baik dari kita. Allahu Akbar 3x</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang ga suka maulid ya udah ga usah diributkan yang penting kalian fokus saja pada apa yang menjadi prioritas hidup kalian dgn tidak lupa tawakaltu alallah, dan bagi kalian yang suka maulid, silahkan saja jgn diganggu, tapi speakernya jangan sampai mengganggu tetangga yang sedang sakit atau bad mood. pokoknya upayakan acara berjalan lancar dan yang penting setelah acara jemaah bisa lebih semangat menghadapi realitas kehidupan nyata, jangan mengeluh dan cepat menyerah. Mari kita sama-sama lawan syi&#8217;ah,ahmadiyah,jil,pluralisme agama,densus 88,pemerintah dholim,korupsi,perzinahan yg dilegalkan,perjudian yg dilegalkan,bom waktu gas 3kg, pedagan nakah yang jual daging haram dan zat yg membahayakan tubuh umat islam,peredaran vcd porno, awasi kasus ariel dll yg merugikan dan membahayakan umat islam. Umat muslim menunggu amaliyah nyata kita mereka merasakan islam rahmatan lil alaamiin dan  agar Allah menaikkan derajat kita dan tidak mengganti kita dgn generasi yg lebih baik dari kita. Allahu Akbar 3x</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emankk</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3622</link>
		<dc:creator>emankk</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 07:26:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3622</guid>
		<description>ana jadi bingung, kenapa kalaian pada maributkan sesuatu yg tidak terlalu penting. bagi kalian yg suka maulid, silahkan dan bagi kita yang tidak suka, biarkan. ana hanya takut semua merasa benar sendiri dan akhirnya adu jotos dan memutus tali silaturahmi. yang penting kalian ikuti qur&#039;an dan dan hadist nabi dan gigit keduanya sampai akhir hayat, wahabi, salafi, nu, muhammadiyah, alqaeda, alshabaab, boko haram, ikhwanul muslimin, nu, muhammadiyah, al irsyad, fpi, mmi,fui dan semua yang mengakui muhammad saw nabi terakhir la nabiya ba&#039;da dan bertauhid yg lurus, hanif, ikhlas dan ibadah mengikuti cara rasulullah,sahabat,tabiin,shalafussholih dan hanya mengharap ridhaNYA maka dia adalah golongan yang selamat. Dan apa yg kalian ributkan hanya maslah khilafiah yang tidak mengganggu akidah, bahwa kita hanya boleh meminta dan bermohon kpd Allah sahaja, bukan kpd Rasulullah SAW, dan sebagaimana nabi Isa as tidak ingin dimuliakan dan dianggap Tuhan oleh umatnya. Yang penting kita jangan meniru golongan yang dilaknat Allah seprrti Syiah, yg dulu pernah dibakar oleh Ali bin Abi Thalib ra, karena membanding-bandingkan dia dengan sahabat Rasulullah yang lain dgn tujuan memecah ukhuwah islamiah. Yang penting kita harus sama-sama mengeliminir pengarush syi&#039;ah,ahmadiya,jaringan islam liberal,pluralisme agama,dan faham-faham lain yang tujuannya hendak menyamakan islam dgn ajaran manusia. Yg kuat berusaha dgn kekuatan, silahkan berjihad, yang tidak cukup dengan doa dan amah jariah. yang tidak punya dua-duanya cukup yang sedang berjuang didoakan dan diberi informasi penting sekiranya mereka mendapatkan informasi terbaru ttg musuh-musuh islam. Smoga Allah menghancurkan musuh-musuh islam, terutama musuh dalam selimut, murtadiin dan munafikiin. Allahu a&#039;lam minnii. Tawaktu alallah hasbiyallahu wani&#039;mal wakiil ni&#039;mal maula wani&#039;mannashir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ana jadi bingung, kenapa kalaian pada maributkan sesuatu yg tidak terlalu penting. bagi kalian yg suka maulid, silahkan dan bagi kita yang tidak suka, biarkan. ana hanya takut semua merasa benar sendiri dan akhirnya adu jotos dan memutus tali silaturahmi. yang penting kalian ikuti qur&#8217;an dan dan hadist nabi dan gigit keduanya sampai akhir hayat, wahabi, salafi, nu, muhammadiyah, alqaeda, alshabaab, boko haram, ikhwanul muslimin, nu, muhammadiyah, al irsyad, fpi, mmi,fui dan semua yang mengakui muhammad saw nabi terakhir la nabiya ba&#8217;da dan bertauhid yg lurus, hanif, ikhlas dan ibadah mengikuti cara rasulullah,sahabat,tabiin,shalafussholih dan hanya mengharap ridhaNYA maka dia adalah golongan yang selamat. Dan apa yg kalian ributkan hanya maslah khilafiah yang tidak mengganggu akidah, bahwa kita hanya boleh meminta dan bermohon kpd Allah sahaja, bukan kpd Rasulullah SAW, dan sebagaimana nabi Isa as tidak ingin dimuliakan dan dianggap Tuhan oleh umatnya. Yang penting kita jangan meniru golongan yang dilaknat Allah seprrti Syiah, yg dulu pernah dibakar oleh Ali bin Abi Thalib ra, karena membanding-bandingkan dia dengan sahabat Rasulullah yang lain dgn tujuan memecah ukhuwah islamiah. Yang penting kita harus sama-sama mengeliminir pengarush syi&#8217;ah,ahmadiya,jaringan islam liberal,pluralisme agama,dan faham-faham lain yang tujuannya hendak menyamakan islam dgn ajaran manusia. Yg kuat berusaha dgn kekuatan, silahkan berjihad, yang tidak cukup dengan doa dan amah jariah. yang tidak punya dua-duanya cukup yang sedang berjuang didoakan dan diberi informasi penting sekiranya mereka mendapatkan informasi terbaru ttg musuh-musuh islam. Smoga Allah menghancurkan musuh-musuh islam, terutama musuh dalam selimut, murtadiin dan munafikiin. Allahu a&#8217;lam minnii. Tawaktu alallah hasbiyallahu wani&#8217;mal wakiil ni&#8217;mal maula wani&#8217;mannashir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al Faqir</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3569</link>
		<dc:creator>Al Faqir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 02:15:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3569</guid>
		<description>Sahabat memuliakan hari kelahiran Nabi saw.

Berkata Abbas bin Abdulmuttalib ra : “Izinkan aku memujimu wahai
Rasulullah..” maka Rasul saw menjawab: “silahkan..,maka Allah akan membuat bibirmu terjaga”, maka Abbas ra memuji dg syair yg panjang, diantaranya : “… dan engkau (wahai nabi saw) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417)

Kasih sayang Allah atas kafir yg gembira atas kelahiran Nabi saw Diriwayatkan bahwa Abbas bin Abdulmuttalib melihat Abu Lahab dalam mimpinya, dan Abbas bertanya padanya : “bagaimana keadaanmu?”, abu lahab menjawab : “di neraka, Cuma diringankan siksaku setiap senin karena aku membebaskan budakku Tsuwaibah karena gembiraku atas kelahiran Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.4813, Sunan Imam Baihaqi Alkubra hadits no.13701, syi’bul iman no.281, fathul baari Almasyhur juz 11 hal 431). Walaupun kafir terjahat ini dibantai di alam barzakh, namun tentunya Allah berhak menambah siksanya atau menguranginya menurut kehendak Allah swt, maka Allah menguranginya setiap hari senin karena telah gembira dg kelahiran Rasul saw dengan membebaskan budaknya.

Walaupun mimpi tak dapat dijadikan hujjah untuk memecahkan hukum syariah, namun mimpi dapat dijadikan hujjah sebagai manakib, sejarah dan lainnya, misalnya mimpi orang kafir atas kebangkitan Nabi saw, maka tentunya hal itu dijadikan hujjah atas kebangkitan Nabi saw maka Imam imam diatas yg meriwayatkan hal itu tentunya menjadi hujjah bagi kita bahwa hal itu benar adanya, karena diakui oleh imam imam dan mereka tak mengingkarinya.

Rasulullah saw memperbolehkan Syair pujian di masjid Hassan bin Tsabit ra membaca syair di Masjid Nabawiy yg lalu ditegur oleh Umar ra, lalu Hassan berkata : “aku sudah baca syair nasyidah disini dihadapan orang yg lebih mulia dari engkau wahai Umar (yaitu Nabi saw), lalu Hassan berpaling pada Abu Hurairah ra dan berkata : “bukankah kau dengar Rasul saw menjawab syairku dg doa : wahai Allah bantulah ia dengan ruhulqudus?, maka Abu Hurairah ra berkata : “betul” (shahih Bukhari hadits no.3040, Shahih Muslim hadits no.2485)

Ini menunjukkan bahwa pembacaan Syair di masjid tidak semuanya haram, sebagaimana beberapa hadits shahih yg menjelaskan larangan syair di masjid, namun jelaslah bahwa yg dilarang adalah syair syair yg membawa pada Ghaflah, pada keduniawian, namun syair syair yg memuji Allah dan Rasul Nya maka hal itu diperbolehkan oleh Rasul saw bahkan dipuji dan didoakan oleh beliau saw sebagaimana riwayat diatas, dan masih banyak riwayat lain sebagaimana dijelaskan bahwa Rasul saw mendirikan mimbar khusus untuk hassan bin tsabit di masjid agar ia berdiri untuk melantunkan syair syairnya (Mustadrak ala shahihain hadits no.6058, sunan Attirmidzi hadits no.2846) oleh Aisyah ra bahwa ketika ada beberapa sahabat yg mengecam Hassan bin Tsabit ra maka Aisyah ra berkata : “Jangan kalian caci hassan, sungguh ia itu selalu membanggakan Rasulullah saw”(Musnad Abu Ya’la Juz 8 hal 337).


Bisa dibaca selengkapnya di : http://salafytobat.wordpress.com/2009/03/04/sunnah-maulid-nabi-allah-pun-merayakan-maulid-nabi-nabi/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat memuliakan hari kelahiran Nabi saw.</p>
<p>Berkata Abbas bin Abdulmuttalib ra : “Izinkan aku memujimu wahai<br />
Rasulullah..” maka Rasul saw menjawab: “silahkan..,maka Allah akan membuat bibirmu terjaga”, maka Abbas ra memuji dg syair yg panjang, diantaranya : “… dan engkau (wahai nabi saw) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417)</p>
<p>Kasih sayang Allah atas kafir yg gembira atas kelahiran Nabi saw Diriwayatkan bahwa Abbas bin Abdulmuttalib melihat Abu Lahab dalam mimpinya, dan Abbas bertanya padanya : “bagaimana keadaanmu?”, abu lahab menjawab : “di neraka, Cuma diringankan siksaku setiap senin karena aku membebaskan budakku Tsuwaibah karena gembiraku atas kelahiran Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.4813, Sunan Imam Baihaqi Alkubra hadits no.13701, syi’bul iman no.281, fathul baari Almasyhur juz 11 hal 431). Walaupun kafir terjahat ini dibantai di alam barzakh, namun tentunya Allah berhak menambah siksanya atau menguranginya menurut kehendak Allah swt, maka Allah menguranginya setiap hari senin karena telah gembira dg kelahiran Rasul saw dengan membebaskan budaknya.</p>
<p>Walaupun mimpi tak dapat dijadikan hujjah untuk memecahkan hukum syariah, namun mimpi dapat dijadikan hujjah sebagai manakib, sejarah dan lainnya, misalnya mimpi orang kafir atas kebangkitan Nabi saw, maka tentunya hal itu dijadikan hujjah atas kebangkitan Nabi saw maka Imam imam diatas yg meriwayatkan hal itu tentunya menjadi hujjah bagi kita bahwa hal itu benar adanya, karena diakui oleh imam imam dan mereka tak mengingkarinya.</p>
<p>Rasulullah saw memperbolehkan Syair pujian di masjid Hassan bin Tsabit ra membaca syair di Masjid Nabawiy yg lalu ditegur oleh Umar ra, lalu Hassan berkata : “aku sudah baca syair nasyidah disini dihadapan orang yg lebih mulia dari engkau wahai Umar (yaitu Nabi saw), lalu Hassan berpaling pada Abu Hurairah ra dan berkata : “bukankah kau dengar Rasul saw menjawab syairku dg doa : wahai Allah bantulah ia dengan ruhulqudus?, maka Abu Hurairah ra berkata : “betul” (shahih Bukhari hadits no.3040, Shahih Muslim hadits no.2485)</p>
<p>Ini menunjukkan bahwa pembacaan Syair di masjid tidak semuanya haram, sebagaimana beberapa hadits shahih yg menjelaskan larangan syair di masjid, namun jelaslah bahwa yg dilarang adalah syair syair yg membawa pada Ghaflah, pada keduniawian, namun syair syair yg memuji Allah dan Rasul Nya maka hal itu diperbolehkan oleh Rasul saw bahkan dipuji dan didoakan oleh beliau saw sebagaimana riwayat diatas, dan masih banyak riwayat lain sebagaimana dijelaskan bahwa Rasul saw mendirikan mimbar khusus untuk hassan bin tsabit di masjid agar ia berdiri untuk melantunkan syair syairnya (Mustadrak ala shahihain hadits no.6058, sunan Attirmidzi hadits no.2846) oleh Aisyah ra bahwa ketika ada beberapa sahabat yg mengecam Hassan bin Tsabit ra maka Aisyah ra berkata : “Jangan kalian caci hassan, sungguh ia itu selalu membanggakan Rasulullah saw”(Musnad Abu Ya’la Juz 8 hal 337).</p>
<p>Bisa dibaca selengkapnya di : <a href="http://salafytobat.wordpress.com/2009/03/04/sunnah-maulid-nabi-allah-pun-merayakan-maulid-nabi-nabi/" rel="nofollow">http://salafytobat.wordpress.com/2009/03/04/sunnah-maulid-nabi-allah-pun-merayakan-maulid-nabi-nabi/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al Faqir</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3568</link>
		<dc:creator>Al Faqir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 01:39:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3568</guid>
		<description>Dan juga tentang :

Al-Albani mendakwa (mengatakan) Nabi Muhammad SESAT

http://salafytobat.wordpress.com/2009/02/25/al-albani-mendakwa-nabi-muhammad-sesat-nauzubillah/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan juga tentang :</p>
<p>Al-Albani mendakwa (mengatakan) Nabi Muhammad SESAT</p>
<p><a href="http://salafytobat.wordpress.com/2009/02/25/al-albani-mendakwa-nabi-muhammad-sesat-nauzubillah/" rel="nofollow">http://salafytobat.wordpress.com/2009/02/25/al-albani-mendakwa-nabi-muhammad-sesat-nauzubillah/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al Faqir</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3567</link>
		<dc:creator>Al Faqir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 01:34:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3567</guid>
		<description>Coba dibuka dan dibaca juga  tentang :

KERAJAAN SAUDI ARABIA MENOLAK AJARAN SESAT SAYIKH NASHIRUDDIN ALBANY AL WAHABI.KERAJAAN SAUDI ARABIA TOLAK AJARAN WAHHABI AL-ALBANI&amp;PENGIKUTNYA -berbukti

di: http://salafytobat.wordpress.com/2010/05/14/bahkan-kerajaan-saudi-arabia-menolak-ajaran-sesat-sayikh-nashiruddin-albany-al-wahabi/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Coba dibuka dan dibaca juga  tentang :</p>
<p>KERAJAAN SAUDI ARABIA MENOLAK AJARAN SESAT SAYIKH NASHIRUDDIN ALBANY AL WAHABI.KERAJAAN SAUDI ARABIA TOLAK AJARAN WAHHABI AL-ALBANI&amp;PENGIKUTNYA -berbukti</p>
<p>di: <a href="http://salafytobat.wordpress.com/2010/05/14/bahkan-kerajaan-saudi-arabia-menolak-ajaran-sesat-sayikh-nashiruddin-albany-al-wahabi/" rel="nofollow">http://salafytobat.wordpress.com/2010/05/14/bahkan-kerajaan-saudi-arabia-menolak-ajaran-sesat-sayikh-nashiruddin-albany-al-wahabi/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Al Faqir</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3566</link>
		<dc:creator>Al Faqir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 01:02:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3566</guid>
		<description>-Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur&#039;an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. (maryam:16)
 
-Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Qur&#039;an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.( Maryam:41)
 
-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Qur&#039;an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi. (Maryam:51).
 
-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Qur&#039;an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi. (Maryam:54) 
 
-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur&#039;an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. (Maryam:56).

Dari ayat-ayat Quran tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Al-Quran juga menceritakan kisah-kisah nabi terdahulu dan orang-orang salih terdahulu dan juga kisah orang-orang durhaka kepada Allah , itu semua untuk dijadikan pelajaran. Bahkan pada surah maryam ayat 56 Allah SWT menyuruh Nabi Muhammad agar menceritakan kisah kisah para nabi dan rasul. Itu semua agar kita bisa mengambil pelajaran mana yang baik dan mana yang buruk.

Jadi didalam maulid itu kita banyak menceritakan kehidupan Rasululloh selama hidupnya, juga bahkan cerita nabi-nabi terdahulu dan orang-orang saleh untuk dijadikan pelajaran.  Jadi kita yang berkumpul mengadakan maulid secara tidak langsung telah mengikuti ajaran Al-Quran. Yaitu berkumpul untuk mendengarkan kisah mengambil pelajaran dari diri rasul. Jadi berkumpulnya (majlis) sama dengan dzikir mengingat Allah.

Hadist Muslim dari Abu Harairah, menyatakan bahwa Rasululloh saw bersabda :
”Tiada suatu kaum (kalangan) duduk berdzikir mengingat Allah pada suatu majlis, melainkan (menyebut) malaikat mengelilingi dan rahmat meliputi mereka, dan Allah mengingat mereka, termasuk orang (yang dekat) disisi-Nya.

Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori:
“Sesungguhnya bagi Allah itu ada malaikat yang berkeliling dijalan mencari orang-orang yang berdzikir. Apabila mereka mendapati suatu kaum (kalangan) yang berdzikir kepada Allah, mereka berseru:”Ayo, mari kepada hajat kamu.”. Lantas nabi saw. Bersabda :”Maka Malaikat-Malaikat itu mengelilingi (melindungi) mereka dengan sayap-sayapnya sampai langit dunia.”</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>-Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur&#8217;an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. (maryam:16)</p>
<p>-Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Qur&#8217;an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.( Maryam:41)</p>
<p>-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Qur&#8217;an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi. (Maryam:51).</p>
<p>-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Qur&#8217;an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi. (Maryam:54) </p>
<p>-Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur&#8217;an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. (Maryam:56).</p>
<p>Dari ayat-ayat Quran tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Al-Quran juga menceritakan kisah-kisah nabi terdahulu dan orang-orang salih terdahulu dan juga kisah orang-orang durhaka kepada Allah , itu semua untuk dijadikan pelajaran. Bahkan pada surah maryam ayat 56 Allah SWT menyuruh Nabi Muhammad agar menceritakan kisah kisah para nabi dan rasul. Itu semua agar kita bisa mengambil pelajaran mana yang baik dan mana yang buruk.</p>
<p>Jadi didalam maulid itu kita banyak menceritakan kehidupan Rasululloh selama hidupnya, juga bahkan cerita nabi-nabi terdahulu dan orang-orang saleh untuk dijadikan pelajaran.  Jadi kita yang berkumpul mengadakan maulid secara tidak langsung telah mengikuti ajaran Al-Quran. Yaitu berkumpul untuk mendengarkan kisah mengambil pelajaran dari diri rasul. Jadi berkumpulnya (majlis) sama dengan dzikir mengingat Allah.</p>
<p>Hadist Muslim dari Abu Harairah, menyatakan bahwa Rasululloh saw bersabda :<br />
”Tiada suatu kaum (kalangan) duduk berdzikir mengingat Allah pada suatu majlis, melainkan (menyebut) malaikat mengelilingi dan rahmat meliputi mereka, dan Allah mengingat mereka, termasuk orang (yang dekat) disisi-Nya.</p>
<p>Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori:<br />
“Sesungguhnya bagi Allah itu ada malaikat yang berkeliling dijalan mencari orang-orang yang berdzikir. Apabila mereka mendapati suatu kaum (kalangan) yang berdzikir kepada Allah, mereka berseru:”Ayo, mari kepada hajat kamu.”. Lantas nabi saw. Bersabda :”Maka Malaikat-Malaikat itu mengelilingi (melindungi) mereka dengan sayap-sayapnya sampai langit dunia.”</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdul Aziz</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3146</link>
		<dc:creator>Abdul Aziz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 10:20:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3146</guid>
		<description>Cinta kepada nabi menjadikan seseorang sibuk dengan siroh dan ajarannya termasuk selalu memeriksa kebenarannya sampai kepada Nabi (otentik) sebelum dihafalkan, diamalkan..begitu khan ? Ga asal bilang ini hadist rasulullah..rasulullah begini dan begitu..
Karena contohnya, yahudi2 yang ngumpet di syiah pun membuat banyak hadist palsu yang disandarkan kepada nabi dan walhamdulillah selalu ada orang yang mampu membongkar kedustaannya mulai dari asal usulnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta kepada nabi menjadikan seseorang sibuk dengan siroh dan ajarannya termasuk selalu memeriksa kebenarannya sampai kepada Nabi (otentik) sebelum dihafalkan, diamalkan..begitu khan ? Ga asal bilang ini hadist rasulullah..rasulullah begini dan begitu..<br />
Karena contohnya, yahudi2 yang ngumpet di syiah pun membuat banyak hadist palsu yang disandarkan kepada nabi dan walhamdulillah selalu ada orang yang mampu membongkar kedustaannya mulai dari asal usulnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahdavi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3142</link>
		<dc:creator>Ahdavi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 06:18:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3142</guid>
		<description>ass.. tentang masalah peringatan maulid nabi ini.. bukan masuk dlm kategori bid&#039;ah krn dia bukan urusan agama tp strategi dakwah 
selain itu ketika nabi saw sampai dimadinah beliau menemukan org2 yahudi sedang berpuasa lalu beliau bertanya puasa apa yg km kerjakan ini, kata org yahudi, hari ini kami memperingati selamatnya musa dari kejaran firaun lalu nabi bersabda kami yg lebih berhak thd musa dr kalian
peristiwa ini menunjukkan bahwa memperingati sebuah peringatan itu pernah dilakukan oleh nabi termasuk nabi berpuasa pd hari senin sbg peringatan hari kelahirannya
selain itu maulid bukanlah masuk kategori bidah, karena ia bukan masuk dalam urusan ibadah, tp ia masuk dlm praktek dakwah dan kaifiyat atau tata cara mencintai nabi dan ia pun memiliki dalil secara umum yaitu &quot; al quran memerintahkan kita untuk mencintai nabi Saw&quot;
dan dalam mencintai nabi tentu setiap org berbeda dalam mengekspresi kannya.. ada yg dengan membaca sholawat, membaca sejarah nabi lalu ada yg mengumpilkan umat islam untuk mendengarkan taushiyah dll
sbg mana setiap suami berbeda beda dlm mengekspresikan cinta kepada istrinya, ada yg membawa bunga, membaca puisi, mengajak jalan jalan dsb
jd knp kami yg mengadakan maulid nabi sesuai dengan tuntunan ini antum permasalahkan wahai salafi??
apakah org2 yahudi itu memyuruh anda untuk menghentikan umat islam agar cinta kepada nabi muhammad?????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.. tentang masalah peringatan maulid nabi ini.. bukan masuk dlm kategori bid&#8217;ah krn dia bukan urusan agama tp strategi dakwah<br />
selain itu ketika nabi saw sampai dimadinah beliau menemukan org2 yahudi sedang berpuasa lalu beliau bertanya puasa apa yg km kerjakan ini, kata org yahudi, hari ini kami memperingati selamatnya musa dari kejaran firaun lalu nabi bersabda kami yg lebih berhak thd musa dr kalian<br />
peristiwa ini menunjukkan bahwa memperingati sebuah peringatan itu pernah dilakukan oleh nabi termasuk nabi berpuasa pd hari senin sbg peringatan hari kelahirannya<br />
selain itu maulid bukanlah masuk kategori bidah, karena ia bukan masuk dalam urusan ibadah, tp ia masuk dlm praktek dakwah dan kaifiyat atau tata cara mencintai nabi dan ia pun memiliki dalil secara umum yaitu &#8221; al quran memerintahkan kita untuk mencintai nabi Saw&#8221;<br />
dan dalam mencintai nabi tentu setiap org berbeda dalam mengekspresi kannya.. ada yg dengan membaca sholawat, membaca sejarah nabi lalu ada yg mengumpilkan umat islam untuk mendengarkan taushiyah dll<br />
sbg mana setiap suami berbeda beda dlm mengekspresikan cinta kepada istrinya, ada yg membawa bunga, membaca puisi, mengajak jalan jalan dsb<br />
jd knp kami yg mengadakan maulid nabi sesuai dengan tuntunan ini antum permasalahkan wahai salafi??<br />
apakah org2 yahudi itu memyuruh anda untuk menghentikan umat islam agar cinta kepada nabi muhammad?????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ada2 aja</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/maulid-dalam-al-quran-dan-hadits/comment-page-5/#comment-3136</link>
		<dc:creator>ada2 aja</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 07:50:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1443#comment-3136</guid>
		<description>trimakasih untuk tim forsansalaf dh bnyk ilmu yang ana dpet dari artikel2 antum, lanjutkan dakwah antum.
@all wahabi and sekutunya: 
apakah kalian tidak pernah membaca atau memperhatikan apa yang diceritakan dalam maulud? nasehat2 apa dalam maulud?
jika tidk ada maulud, bgmana kita mengenal Nabi Muhammad SAW? mengerti ttg akhlaknya.
insya allah dengan mengikuti pendapat dari aswaja lebih terjamin dari pada mengikuti kalian, cz sanad keilmuan habib2 atau ustadz2 aswaja bersambung hingga rasulullah, sementara kalian aq meragukannya(afwan ya). ada pepatah bilang barang siapa yg gurunya buku maka sesungguhnya gurunya adalah setan. hal ini terlihat pada antum2 sekalian, belajar sendiri akhernya tersesat oleh pemhaman2 sendiri, sedang para asatidz dari aswaja apabila mau memberikan argumen psti melihat argumen2 dari para pendahulunya, gag seperti kalian, argumen sendiri, salah lagi.
coba antum pikirkan baik2, mungkinkah ulama2/habaib ingin menyesatkan kita? tentu tidak, karena bakal dimintai pertanggunganjawaban oleh Allah. Apalagi habaib yg nasabnya hingga Rasulullah SAW. masa mau ngerusak agama yg di bawa oleh kakek buyutnya? tentu juga akan dimintai pertanggung jawaban lebih berat?
yg mikir dikit kenapa tha? Bliklah menjadi ahlussunnah wal jamaah.
afwan bila ada kata2 yg menyinggung. wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>trimakasih untuk tim forsansalaf dh bnyk ilmu yang ana dpet dari artikel2 antum, lanjutkan dakwah antum.<br />
@all wahabi and sekutunya:<br />
apakah kalian tidak pernah membaca atau memperhatikan apa yang diceritakan dalam maulud? nasehat2 apa dalam maulud?<br />
jika tidk ada maulud, bgmana kita mengenal Nabi Muhammad SAW? mengerti ttg akhlaknya.<br />
insya allah dengan mengikuti pendapat dari aswaja lebih terjamin dari pada mengikuti kalian, cz sanad keilmuan habib2 atau ustadz2 aswaja bersambung hingga rasulullah, sementara kalian aq meragukannya(afwan ya). ada pepatah bilang barang siapa yg gurunya buku maka sesungguhnya gurunya adalah setan. hal ini terlihat pada antum2 sekalian, belajar sendiri akhernya tersesat oleh pemhaman2 sendiri, sedang para asatidz dari aswaja apabila mau memberikan argumen psti melihat argumen2 dari para pendahulunya, gag seperti kalian, argumen sendiri, salah lagi.<br />
coba antum pikirkan baik2, mungkinkah ulama2/habaib ingin menyesatkan kita? tentu tidak, karena bakal dimintai pertanggunganjawaban oleh Allah. Apalagi habaib yg nasabnya hingga Rasulullah SAW. masa mau ngerusak agama yg di bawa oleh kakek buyutnya? tentu juga akan dimintai pertanggung jawaban lebih berat?<br />
yg mikir dikit kenapa tha? Bliklah menjadi ahlussunnah wal jamaah.<br />
afwan bila ada kata2 yg menyinggung. wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
