<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pernikahan Dibawah Umur</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 10:13:40 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: elfasi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-2/#comment-3571</link>
		<dc:creator>elfasi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 13:58:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-3571</guid>
		<description>@ abu-abu, klo anda ingin komentar, langsung aja komentarin artikel di atas... bukanlah malah melemparkan pertanyaan gitu... anda mau meng-eja ane ya..... gak bisa mas, ana bukan anak TK..
lagian mas, ana gak tau jelas anda nih trmasuk mana, yang hitam ataukah putih, atau malah kombinasi keduanya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ abu-abu, klo anda ingin komentar, langsung aja komentarin artikel di atas&#8230; bukanlah malah melemparkan pertanyaan gitu&#8230; anda mau meng-eja ane ya&#8230;.. gak bisa mas, ana bukan anak TK..<br />
lagian mas, ana gak tau jelas anda nih trmasuk mana, yang hitam ataukah putih, atau malah kombinasi keduanya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu-abu</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-2/#comment-3557</link>
		<dc:creator>abu-abu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 03:29:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-3557</guid>
		<description>Sy mau nanya kepada anda2 yg anti akal.  Bagaimanakah para sahabat menerima kebenaran Islam yang disampaikan oleh Nabi saw? Berdasar dalil dan doktrinkah? Atau berdasarkan pemahaman akal?  Jawablah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sy mau nanya kepada anda2 yg anti akal.  Bagaimanakah para sahabat menerima kebenaran Islam yang disampaikan oleh Nabi saw? Berdasar dalil dan doktrinkah? Atau berdasarkan pemahaman akal?  Jawablah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: maulana</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2856</link>
		<dc:creator>maulana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 04:30:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2856</guid>
		<description>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
ada nasehat dari Khalifah umar bin khotob ra.
&quot;Barang siapa yang mengandalkan akalnya nisacaya dia sesat&quot; 

Dan Kata2 mutiara ini banyak dijumpai di internet. 
atau anda bisa merujuknya di
Ihya Ullumuddin, Muntakhab Ahaddits, kumpulan nasihat karya ...(maf ane lupa).

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.<br />
ada nasehat dari Khalifah umar bin khotob ra.<br />
&#8220;Barang siapa yang mengandalkan akalnya nisacaya dia sesat&#8221; </p>
<p>Dan Kata2 mutiara ini banyak dijumpai di internet.<br />
atau anda bisa merujuknya di<br />
Ihya Ullumuddin, Muntakhab Ahaddits, kumpulan nasihat karya &#8230;(maf ane lupa).</p>
<p>Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhibbin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2803</link>
		<dc:creator>muhibbin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 16:27:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2803</guid>
		<description>@ aldj, klo anda menyetujui dengan isi atikel bahwa pernikahan dibawah umur sah, maka tidak ada yang perlu diperpanjang lagi, karena forsansalaf tidak memperkenankan untuk memperpanjang diskusi tentang akal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ aldj, klo anda menyetujui dengan isi atikel bahwa pernikahan dibawah umur sah, maka tidak ada yang perlu diperpanjang lagi, karena forsansalaf tidak memperkenankan untuk memperpanjang diskusi tentang akal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: numpang lewat</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2801</link>
		<dc:creator>numpang lewat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 14:39:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2801</guid>
		<description>kt aldj :
anda sdh tau posisi sy dimana
kt sy :
di bagian komen tanpa dalil.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kt aldj :<br />
anda sdh tau posisi sy dimana<br />
kt sy :<br />
di bagian komen tanpa dalil.. <img src='http://www.forsansalaf.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldj</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2793</link>
		<dc:creator>aldj</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 02:40:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2793</guid>
		<description>@muhibbin
ini sy bwkan sedikit ayat quran
Qs alquran 58
 Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal. 

Qs azzumar18.
 yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. 
kt anda:
ana sangat setuju, jadi akal gak bisa diterima kecuali dengan ilmu kan ??
kt sy:
anda salah lg dlm menempatkan akal,akal n ilmu adlh satu kesatuan.akal membutuhkan ilmu,apabila seseorang tdk menggunakan akalnya sprt ayat tsb diatas artinya dihanya menggunakan nafsu,orang yg tdk berilmu artinya akalnya nol,seperti contohnya:orang gila,orang yg dlm keaadaan koma,anak bayi.
kt anda:
ingat jangan menggunakan nafsu atau akal tanpa didasari ilmu karena itu namanya akal-akalan !!!
kt sy:
tdk ada kata dlm suatu dalil menyatakan akal2an,yg ada adlh nafsu.
jgn anda memposisikan atw membwt suatu opini bhw akal bisa berposisi rendah.
kt anda:
gimana hukumnya pernikahan dengan perempuan dibawah umur, apakah tidak sah ?? klo memang tidak sah, bawakan dalil dari Al-Qur’an atau hadits sebagai ilmu untuk kesempurnaan dari akal kita…
kt sy:
anda sdh tau posisi sy dimana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@muhibbin<br />
ini sy bwkan sedikit ayat quran<br />
Qs alquran 58<br />
 Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal. </p>
<p>Qs azzumar18.<br />
 yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.<br />
kt anda:<br />
ana sangat setuju, jadi akal gak bisa diterima kecuali dengan ilmu kan ??<br />
kt sy:<br />
anda salah lg dlm menempatkan akal,akal n ilmu adlh satu kesatuan.akal membutuhkan ilmu,apabila seseorang tdk menggunakan akalnya sprt ayat tsb diatas artinya dihanya menggunakan nafsu,orang yg tdk berilmu artinya akalnya nol,seperti contohnya:orang gila,orang yg dlm keaadaan koma,anak bayi.<br />
kt anda:<br />
ingat jangan menggunakan nafsu atau akal tanpa didasari ilmu karena itu namanya akal-akalan !!!<br />
kt sy:<br />
tdk ada kata dlm suatu dalil menyatakan akal2an,yg ada adlh nafsu.<br />
jgn anda memposisikan atw membwt suatu opini bhw akal bisa berposisi rendah.<br />
kt anda:<br />
gimana hukumnya pernikahan dengan perempuan dibawah umur, apakah tidak sah ?? klo memang tidak sah, bawakan dalil dari Al-Qur’an atau hadits sebagai ilmu untuk kesempurnaan dari akal kita…<br />
kt sy:<br />
anda sdh tau posisi sy dimana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhibbin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2791</link>
		<dc:creator>muhibbin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 17:38:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2791</guid>
		<description>@  aldj, anda katakan :&lt;em&gt;” jadi semakin manusia itu berilmu maka akalnya menuju kesempurnaan. ketika akal tdk mencapai kesempurnaan,kemudian dia memaksakan dirinya utk sesuatu(kepuasannya)maka ssungguhnya dia menggumakan nafsunya “.&lt;/em&gt;
= ana sangat setuju, jadi akal gak bisa diterima kecuali dengan ilmu kan ??? karena klo tanpa ilmu, akal kita gak sempurna....sehingga gak bisa menjadikan akal sebagai penilai dan tolak ukur jika tidak didasari dengan ilmu. Sebenarnya masih panjang pembahasan kita tentang akal, tapi karena forsansalaf udah gak memberikan kesempatan, so kita kembali aja ke pembahasan artikel seperti yang telah disebutkan mas admin diatas, yaitu : &lt;strong&gt;gimana hukumnya pernikahan dengan perempuan dibawah umur, apakah tidak sah ??&lt;/strong&gt; klo memang tidak sah, bawakan dalil dari Al-Qur’an  atau hadits sebagai ilmu untuk kesempurnaan dari akal kita...... ingat jangan menggunakan nafsu atau akal tanpa didasari ilmu karena itu namanya akal-akalan !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@  aldj, anda katakan :<em>” jadi semakin manusia itu berilmu maka akalnya menuju kesempurnaan. ketika akal tdk mencapai kesempurnaan,kemudian dia memaksakan dirinya utk sesuatu(kepuasannya)maka ssungguhnya dia menggumakan nafsunya “.</em><br />
= ana sangat setuju, jadi akal gak bisa diterima kecuali dengan ilmu kan ??? karena klo tanpa ilmu, akal kita gak sempurna&#8230;.sehingga gak bisa menjadikan akal sebagai penilai dan tolak ukur jika tidak didasari dengan ilmu. Sebenarnya masih panjang pembahasan kita tentang akal, tapi karena forsansalaf udah gak memberikan kesempatan, so kita kembali aja ke pembahasan artikel seperti yang telah disebutkan mas admin diatas, yaitu : <strong>gimana hukumnya pernikahan dengan perempuan dibawah umur, apakah tidak sah ??</strong> klo memang tidak sah, bawakan dalil dari Al-Qur’an  atau hadits sebagai ilmu untuk kesempurnaan dari akal kita&#8230;&#8230; ingat jangan menggunakan nafsu atau akal tanpa didasari ilmu karena itu namanya akal-akalan !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldj</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2790</link>
		<dc:creator>aldj</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 08:38:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2790</guid>
		<description>@elfasi
sdhlah..makin ketahuan anda ga level dgn sy,baca quran ttg kemuliaan akal
akal n nafs aja anda ga tau bedanya,apalg ketika masuk diperbedaan antara jiwa n ruh.

@muhibbin
justru itu klu kita tdk menggunakan akal,hanya nafs sj,maka kita hamya sprt hewan,bahkan lebih rendah lg.
didiri kita ini terbagi atas berbagai unsur,yaitu jasad,akal jiwa n ruh
masing2 membutuhkan makanan,agar tumbuh menjadi sempurna
akal makanannya adalah ilmu.
jadi semakin manusia itu berilmu maka akalnya menuju kesempurnaan.
ketika akal tdk mencapai kesempurnaan,kemudian dia memaksakan dirinya utk sesuatu(kepuasannya)maka ssungguhnya dia menggumakan nafsunya.
akal disini jg berfungsi utk mengendalikan nafs/jiwa.
sekali lg akal2an yg anda maksud itu tdk lain dr nafs</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@elfasi<br />
sdhlah..makin ketahuan anda ga level dgn sy,baca quran ttg kemuliaan akal<br />
akal n nafs aja anda ga tau bedanya,apalg ketika masuk diperbedaan antara jiwa n ruh.</p>
<p>@muhibbin<br />
justru itu klu kita tdk menggunakan akal,hanya nafs sj,maka kita hamya sprt hewan,bahkan lebih rendah lg.<br />
didiri kita ini terbagi atas berbagai unsur,yaitu jasad,akal jiwa n ruh<br />
masing2 membutuhkan makanan,agar tumbuh menjadi sempurna<br />
akal makanannya adalah ilmu.<br />
jadi semakin manusia itu berilmu maka akalnya menuju kesempurnaan.<br />
ketika akal tdk mencapai kesempurnaan,kemudian dia memaksakan dirinya utk sesuatu(kepuasannya)maka ssungguhnya dia menggumakan nafsunya.<br />
akal disini jg berfungsi utk mengendalikan nafs/jiwa.<br />
sekali lg akal2an yg anda maksud itu tdk lain dr nafs</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2789</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:24:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2789</guid>
		<description>@ all pengunjung, pembahasannya bukan masalah akal, tapi sahkah pernikahan dibawah umur. Jika anda tidak setuju dengan artikel kami, maka bawakan dalil-dalil dari al-Qur’an dan hadits atau pendapat ulama’ yang mu’tabar yang bisa digunakan untuk menyanggahnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ all pengunjung, pembahasannya bukan masalah akal, tapi sahkah pernikahan dibawah umur. Jika anda tidak setuju dengan artikel kami, maka bawakan dalil-dalil dari al-Qur’an dan hadits atau pendapat ulama’ yang mu’tabar yang bisa digunakan untuk menyanggahnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhibbin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/pernikahan-dibawah-umur/comment-page-1/#comment-2788</link>
		<dc:creator>muhibbin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:20:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1472#comment-2788</guid>
		<description>@ aldj, Anda katakan &lt;em&gt;“analogi yg anda sampaikan adalah mereka yg tdk menggunakan akalnya(berfikir), tp menggunakan nafsunya(nafs/jiwa)”&lt;/em&gt; 
= mas, binatang juga punya nafs, tapi apa bisa berpendapat seperti itu ???
Permasalahan sebenarnya, apakah akal tanpa ilmu ataukah akal dengan ilmu. Klo akal tanpa ilmu namanya akal2-an, tapi klo akal dengan ilmu yang mumpuni, itu namanya ijtihad.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ aldj, Anda katakan <em>“analogi yg anda sampaikan adalah mereka yg tdk menggunakan akalnya(berfikir), tp menggunakan nafsunya(nafs/jiwa)”</em><br />
= mas, binatang juga punya nafs, tapi apa bisa berpendapat seperti itu ???<br />
Permasalahan sebenarnya, apakah akal tanpa ilmu ataukah akal dengan ilmu. Klo akal tanpa ilmu namanya akal2-an, tapi klo akal dengan ilmu yang mumpuni, itu namanya ijtihad.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
