<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Suara Wanita Bukanlah Aurat</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/suara-wanita-bukanlah-aurat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/suara-wanita-bukanlah-aurat/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 09:58:11 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/suara-wanita-bukanlah-aurat/comment-page-1/#comment-1804</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 14:38:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1434#comment-1804</guid>
		<description>@ zen, bagi seorang wanita, haram untuk mengucapkan salam atau menjawab salam kepada laki-laki yang bukan mahromnya jika ditakutkan adanya fitnah seperti dalam keadaan sendirian. Namun jika tidak ditakutkan adanya fitnah seperti bersama suami atau mahromnya, maka diperbolehkan dan disunnahkan ketika menjawab dengan memberatkan suaranya sehingga nampak seperti suara laki-laki, misalnya dengan cara menutup mulutnya dengan kain .
&lt;em&gt;lihat : kitab sab&#039;ah kutub mufidah hal 166&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ zen, bagi seorang wanita, haram untuk mengucapkan salam atau menjawab salam kepada laki-laki yang bukan mahromnya jika ditakutkan adanya fitnah seperti dalam keadaan sendirian. Namun jika tidak ditakutkan adanya fitnah seperti bersama suami atau mahromnya, maka diperbolehkan dan disunnahkan ketika menjawab dengan memberatkan suaranya sehingga nampak seperti suara laki-laki, misalnya dengan cara menutup mulutnya dengan kain .<br />
<em>lihat : kitab sab&#8217;ah kutub mufidah hal 166</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zen</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/suara-wanita-bukanlah-aurat/comment-page-1/#comment-1803</link>
		<dc:creator>zen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 12:58:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1434#comment-1803</guid>
		<description>ketika ada tamu laki2 ajnabi yang memberi salam sedang suami tidak ada di rumah, apakah boleh istri menjawab salam tersebut?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketika ada tamu laki2 ajnabi yang memberi salam sedang suami tidak ada di rumah, apakah boleh istri menjawab salam tersebut?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
