<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tajdid Nikah, Perbaiki Keadaan</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-5432</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 12:37:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-5432</guid>
		<description>@ Saifullah, Dalam Qoidah Fikih dinyatakan :&quot; AL-KHURUJU MIN AL-KHILAFI MUSTAHABBUN &quot; , &quot; keluar daripada khilaf pendapat para ulama adalah disunnahkan &quot;.
Ini adalah sebagi bentuk kehati-hatian dalam bertindak, dan kehati-hatian ini sangatlah diperintahkan oleh Syari&#039;at. Walaupun pada dasarnya diperbolehkan bagi kita mengikuti pendapat dari mayoritas ulama&#039; yang menyatakan kebolehan tajdid Nikah, namun sebagai bentuk kehati-hatian dan keluar dari khilaf para ulama&#039; yang sangat dianjurkan, maka alangkah baiknya bagi kita untuk tidak mengerjakannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Saifullah, Dalam Qoidah Fikih dinyatakan :&#8221; AL-KHURUJU MIN AL-KHILAFI MUSTAHABBUN &#8221; , &#8221; keluar daripada khilaf pendapat para ulama adalah disunnahkan &#8220;.<br />
Ini adalah sebagi bentuk kehati-hatian dalam bertindak, dan kehati-hatian ini sangatlah diperintahkan oleh Syari&#8217;at. Walaupun pada dasarnya diperbolehkan bagi kita mengikuti pendapat dari mayoritas ulama&#8217; yang menyatakan kebolehan tajdid Nikah, namun sebagai bentuk kehati-hatian dan keluar dari khilaf para ulama&#8217; yang sangat dianjurkan, maka alangkah baiknya bagi kita untuk tidak mengerjakannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-5419</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2011 08:53:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-5419</guid>
		<description>@ Ton _sanur, wa&#039;alaikum salam wr. wb.
1. Hak talak bagi suami yang merdeka (bukan budak) adalah 3 talakan. Ketiga talakan ini bisa dituntaskan dalam satu kali talak dengan menjatuhkan sekaligus atau satu-satu hingga tiga kali. Ketika belum sempurna tiga talak tersebut, maka suami bisa untuk merujuk kembali istri yang tertalak dalam pernikahannya. Namun jika telah sempurna tiga talakan, maka suami tidak bisa kembali lagi kepada istrinya kecuali istrinya telah menikah lagi dengan orang lain dan ditalak atau ditinggal mati setelah pernah berhubungan dengan suami kedua. Setelah habis masa iddah dengan suami kedua, maka barulah suami pertama boleh untuk menikahi kembali mantan istrinya tersebut.
2. Talak sebagaimana dijelaskan dalam Hadits Nabi adalah termasuk perkara halal namun tidak disukai oleh ALlah SWT.
3. Talak akan jatuh (terjadi) ketika suami mengucapkan kalimat talak kepada istrinya. Adapun jika tidak ada pengucapan kalimat talak, walaupun terjadi pertengkaran dahsyat dan sepakat untuk membawanya ke pengadilan, maka belum dinyatakan talak, sehingga tidak mengurangi jumlah hak talak yang 3 dan tidak memerlukan adanya pernikahan kembali.
4. Dalam pelaksanaan tajdid nikah masih tetap diperlukan adanya wali dan saksi walaupun itu sangat tidak disukai oleh Ulama&#039; dikarenakan adanya perbedaan pendapat ulama&#039; yang menyatakan terjadinya talak dengan pelaksanaan tajdid nikah.
5. Ketika sudah habis masa iddah setelah proses talak, dan belum sempurna bilangan talak yang 3, maka suami bisa kembali kepada istrinya dengan melakukan pernikahan baru sebagaimana pernikahan semula yaitu dengan wali, saksi dan membayar mahar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ton _sanur, wa&#8217;alaikum salam wr. wb.<br />
1. Hak talak bagi suami yang merdeka (bukan budak) adalah 3 talakan. Ketiga talakan ini bisa dituntaskan dalam satu kali talak dengan menjatuhkan sekaligus atau satu-satu hingga tiga kali. Ketika belum sempurna tiga talak tersebut, maka suami bisa untuk merujuk kembali istri yang tertalak dalam pernikahannya. Namun jika telah sempurna tiga talakan, maka suami tidak bisa kembali lagi kepada istrinya kecuali istrinya telah menikah lagi dengan orang lain dan ditalak atau ditinggal mati setelah pernah berhubungan dengan suami kedua. Setelah habis masa iddah dengan suami kedua, maka barulah suami pertama boleh untuk menikahi kembali mantan istrinya tersebut.<br />
2. Talak sebagaimana dijelaskan dalam Hadits Nabi adalah termasuk perkara halal namun tidak disukai oleh ALlah SWT.<br />
3. Talak akan jatuh (terjadi) ketika suami mengucapkan kalimat talak kepada istrinya. Adapun jika tidak ada pengucapan kalimat talak, walaupun terjadi pertengkaran dahsyat dan sepakat untuk membawanya ke pengadilan, maka belum dinyatakan talak, sehingga tidak mengurangi jumlah hak talak yang 3 dan tidak memerlukan adanya pernikahan kembali.<br />
4. Dalam pelaksanaan tajdid nikah masih tetap diperlukan adanya wali dan saksi walaupun itu sangat tidak disukai oleh Ulama&#8217; dikarenakan adanya perbedaan pendapat ulama&#8217; yang menyatakan terjadinya talak dengan pelaksanaan tajdid nikah.<br />
5. Ketika sudah habis masa iddah setelah proses talak, dan belum sempurna bilangan talak yang 3, maka suami bisa kembali kepada istrinya dengan melakukan pernikahan baru sebagaimana pernikahan semula yaitu dengan wali, saksi dan membayar mahar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Saifullah</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-5409</link>
		<dc:creator>Saifullah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 18:56:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-5409</guid>
		<description>Klo mmang jumhur ulama&#039;/pndapat mu&#039;tamad mmbolehkan knapa tdk,sbab dg dmikian mk beliau2lah yg mnjadi panutan akan fatwanya.klo msalah adanya prbedaan pndapat mnurut sy ikut yg mana sj asalkan tdk d ragukan k alimannya dlm ilmu fiqih apalagi sdh mnjadi pndapat mu&#039;tamad.(jumhur).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo mmang jumhur ulama&#8217;/pndapat mu&#8217;tamad mmbolehkan knapa tdk,sbab dg dmikian mk beliau2lah yg mnjadi panutan akan fatwanya.klo msalah adanya prbedaan pndapat mnurut sy ikut yg mana sj asalkan tdk d ragukan k alimannya dlm ilmu fiqih apalagi sdh mnjadi pndapat mu&#8217;tamad.(jumhur).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdullah Hasan</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-5268</link>
		<dc:creator>Abdullah Hasan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 18:29:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-5268</guid>
		<description>@forsansalaf
assalaamu álaikum, afwan ya habiib,alfaqir bertanya: bgimana org yg berdalil bhw al Imam Ali b Abi Tholib mlksanakan tajdid nikah,dgn alasan bhw beliau sebenarnya sudah dinikahkan oleh Allah yg kemudian ditajdid oleh Arrosul saw? syukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@forsansalaf<br />
assalaamu álaikum, afwan ya habiib,alfaqir bertanya: bgimana org yg berdalil bhw al Imam Ali b Abi Tholib mlksanakan tajdid nikah,dgn alasan bhw beliau sebenarnya sudah dinikahkan oleh Allah yg kemudian ditajdid oleh Arrosul saw? syukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ton_sanur</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-4669</link>
		<dc:creator>ton_sanur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 03:28:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-4669</guid>
		<description>assalamu alaikum wr.wb.
1. mohon dijelaskan ulang pengertian talak 1,2,3
2. perbuatan spt apa talak tersebut ?
3. kalo didlm rumah tangga pernah terjadi pertengkarankemudian sepekat menuju pengadilan agama tapi ditengah jalan batal kemudian sepakat akur apakah ini termasuk talak? dan perlu tajdid nikah?
4. apakah mahzab ahlulbait mengenal tajdid nikah? apakah harus ada saksi/wali dan mahar?
5. bagaman bila seorng janda ingin rujuk kembli kepada suaminya (duda) dulu apakah jg harus ada wali/saksi/mahar
mohon dapat dijawab sebab hal tersebut terjadi dilingkuangan daerah kami. 
mohon maaf yg al fakir yg bertanya sept diaras. sukron katsiron jazakumullah.

wassalamu alaikum wr.wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum wr.wb.<br />
1. mohon dijelaskan ulang pengertian talak 1,2,3<br />
2. perbuatan spt apa talak tersebut ?<br />
3. kalo didlm rumah tangga pernah terjadi pertengkarankemudian sepekat menuju pengadilan agama tapi ditengah jalan batal kemudian sepakat akur apakah ini termasuk talak? dan perlu tajdid nikah?<br />
4. apakah mahzab ahlulbait mengenal tajdid nikah? apakah harus ada saksi/wali dan mahar?<br />
5. bagaman bila seorng janda ingin rujuk kembli kepada suaminya (duda) dulu apakah jg harus ada wali/saksi/mahar<br />
mohon dapat dijawab sebab hal tersebut terjadi dilingkuangan daerah kami.<br />
mohon maaf yg al fakir yg bertanya sept diaras. sukron katsiron jazakumullah.</p>
<p>wassalamu alaikum wr.wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-3407</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 03:11:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-3407</guid>
		<description>@ adelin, wa&#039;alaikum salam Wr. Wb.
Permasalahan tajdid nikah tidak ada anjurannya sama sekali kecuali jika ada keraguan akan kesahan akad nikah yang telah dilakukan atau karena ada perbedaan pendapat ulama&#039; antara yang menyatakan sah dan tidak sah, maka sangat dianjurkan, dan yang demikian pada dasarnya bukanlah tajdid tapi hanya mengulangi akad nikah untuk memastikan kesahan akadnya atau keluar dari khilaf para ulama&#039;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ adelin, wa&#8217;alaikum salam Wr. Wb.<br />
Permasalahan tajdid nikah tidak ada anjurannya sama sekali kecuali jika ada keraguan akan kesahan akad nikah yang telah dilakukan atau karena ada perbedaan pendapat ulama&#8217; antara yang menyatakan sah dan tidak sah, maka sangat dianjurkan, dan yang demikian pada dasarnya bukanlah tajdid tapi hanya mengulangi akad nikah untuk memastikan kesahan akadnya atau keluar dari khilaf para ulama&#8217;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adelin</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-3395</link>
		<dc:creator>adelin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 11:02:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-3395</guid>
		<description>assalamu&#039;alakum
ustd,dalm keadaan bagaimana orang bs melakukan tajdid nikah??..
kalau memang tajdid nikah itu tidak dianjurkan,mengapa orang melakukan tajdid nikah??
apa karena ragu dengan pernkhannya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alakum<br />
ustd,dalm keadaan bagaimana orang bs melakukan tajdid nikah??..<br />
kalau memang tajdid nikah itu tidak dianjurkan,mengapa orang melakukan tajdid nikah??<br />
apa karena ragu dengan pernkhannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dayak</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-1893</link>
		<dc:creator>dayak</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 04:02:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-1893</guid>
		<description>dari pada tajdid,ahsan kawin lagi,kasiyan msh byk gadis yg blm nikah.iya gak.............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dari pada tajdid,ahsan kawin lagi,kasiyan msh byk gadis yg blm nikah.iya gak&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-1889</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 17:20:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-1889</guid>
		<description>@ hmm, arti kata tajdid adalah memperbarui, sehingga maksud dari tajdid nikah adalah memperbarui pernikahannya dengan melakukan akad nikah lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ hmm, arti kata tajdid adalah memperbarui, sehingga maksud dari tajdid nikah adalah memperbarui pernikahannya dengan melakukan akad nikah lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hmm</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/tajdid-nikah-perbaiki-keadaan/comment-page-1/#comment-1879</link>
		<dc:creator>hmm</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 08:34:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1447#comment-1879</guid>
		<description>tajdid itu apa ya?
mohon infonya

maturnuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tajdid itu apa ya?<br />
mohon infonya</p>
<p>maturnuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

