<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Waktu Mengqadha&#8217; Shalat</title>
	<atom:link href="http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/</link>
	<description>forsansalaf</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 17:15:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Setyadi</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-6120</link>
		<dc:creator>Setyadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 15:19:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-6120</guid>
		<description>Assalammu&#039;alaikum Wr.Wb
Menanggapi jawaban Ustadz yaitu :&quot;Waktu mengqodho’ shalat fardhu tidak harus pada waktu shalat itu, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya. Sehingga dalam qodho’ shalat subuh tidak harus di waktu subuh, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya seperti waktu dhuha. Hanya saja yang perlu diketahui, shalat fardhu tidak bisa digabungkan dengan shalat dhuha karena shalat dhuha termasuk golongan shalat sunnah maqsudah melainkan harus disendirikan antara shalat qodho’ subuh dan shalat dhuha.&quot;
Sementara saya melihat jawaban di website nya habib Munzir Al Musawa yaitu Majelis Rasulullah, qodho shalat wajib bisa digabung dengan shalat sunnah, ini link nya: http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=&amp;func=view&amp;catid=8&amp;id=23303#23303
Bagaimana menurut ustadz..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammu&#8217;alaikum Wr.Wb<br />
Menanggapi jawaban Ustadz yaitu :&#8221;Waktu mengqodho’ shalat fardhu tidak harus pada waktu shalat itu, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya. Sehingga dalam qodho’ shalat subuh tidak harus di waktu subuh, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya seperti waktu dhuha. Hanya saja yang perlu diketahui, shalat fardhu tidak bisa digabungkan dengan shalat dhuha karena shalat dhuha termasuk golongan shalat sunnah maqsudah melainkan harus disendirikan antara shalat qodho’ subuh dan shalat dhuha.&#8221;<br />
Sementara saya melihat jawaban di website nya habib Munzir Al Musawa yaitu Majelis Rasulullah, qodho shalat wajib bisa digabung dengan shalat sunnah, ini link nya: <a href="http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=&amp;func=view&amp;catid=8&amp;id=23303#23303" rel="nofollow">http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=&amp;func=view&amp;catid=8&amp;id=23303#23303</a><br />
Bagaimana menurut ustadz..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-6114</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 11:44:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-6114</guid>
		<description>@ hamba dhoif, wa&#039;alaikum salam wr. wb.
Waktu mengqodho&#039; shalat fardhu tidak harus pada waktu shalat itu, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya. Sehingga dalam qodho&#039; shalat subuh tidak harus di waktu subuh, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya seperti waktu dhuha. Hanya saja yang perlu diketahui, shalat fardhu tidak bisa digabungkan dengan shalat dhuha karena shalat dhuha termasuk golongan shalat sunnah maqsudah melainkan harus disendirikan antara shalat qodho&#039; subuh dan shalat dhuha.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ hamba dhoif, wa&#8217;alaikum salam wr. wb.<br />
Waktu mengqodho&#8217; shalat fardhu tidak harus pada waktu shalat itu, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya. Sehingga dalam qodho&#8217; shalat subuh tidak harus di waktu subuh, melainkan boleh juga di waktu shalat lainnya seperti waktu dhuha. Hanya saja yang perlu diketahui, shalat fardhu tidak bisa digabungkan dengan shalat dhuha karena shalat dhuha termasuk golongan shalat sunnah maqsudah melainkan harus disendirikan antara shalat qodho&#8217; subuh dan shalat dhuha.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba dhoif</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-6109</link>
		<dc:creator>hamba dhoif</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 08:43:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-6109</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr.wb
Ustadz,Alhamdu Wa syukurillah sy sngat senang dengan adanya forum ini,kebetulan lg bahas mslh qodho,yang paling sering tertinggal karena ketiduran buat saya adlh sholat subuh,sya pernah dengar sholat tsb bsa di qodho ketika sedang melakukan sholat dhuha,jd niatnya dhuha &amp; qodho subuh,ini gimana ustadz??sy mohon ampun kpd Allah SWT jika memang salah..mohon bimbingan niat qodho shubuh.
Ats jwbnnya saya ucapkan terima kasih,semoga hidayah,inayah sllu tercurah untuk Forsan Salaf..amiin
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr.wb<br />
Ustadz,Alhamdu Wa syukurillah sy sngat senang dengan adanya forum ini,kebetulan lg bahas mslh qodho,yang paling sering tertinggal karena ketiduran buat saya adlh sholat subuh,sya pernah dengar sholat tsb bsa di qodho ketika sedang melakukan sholat dhuha,jd niatnya dhuha &amp; qodho subuh,ini gimana ustadz??sy mohon ampun kpd Allah SWT jika memang salah..mohon bimbingan niat qodho shubuh.<br />
Ats jwbnnya saya ucapkan terima kasih,semoga hidayah,inayah sllu tercurah untuk Forsan Salaf..amiin<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5567</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 12:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5567</guid>
		<description>@ Qinoy, Kewajiban mengqodho shalat yang ditinggalkan tanpa ada udzur yang bisa diterima adala secara segera, tanpa boleh untuk menunda-nunda. Sehingga, anda harus berusaha secepatnya untuk meengqodho&#039; semua hutang shalat anda hingga diperkirakan telah lunas semuanya.
Dalam menqodho solat tidak harus dikerjakan pada waktu shalat yang akan diqodhoi tersebut,tapi boleh dikerjakan diwaktu lainnya. Oleh karena itu, apa yang anda lakukan adalah sah, hanya yang perlu diperhatikan agar berusaha secepatnya melunasi hutang qodho&#039; shalat anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Qinoy, Kewajiban mengqodho shalat yang ditinggalkan tanpa ada udzur yang bisa diterima adala secara segera, tanpa boleh untuk menunda-nunda. Sehingga, anda harus berusaha secepatnya untuk meengqodho&#8217; semua hutang shalat anda hingga diperkirakan telah lunas semuanya.<br />
Dalam menqodho solat tidak harus dikerjakan pada waktu shalat yang akan diqodhoi tersebut,tapi boleh dikerjakan diwaktu lainnya. Oleh karena itu, apa yang anda lakukan adalah sah, hanya yang perlu diperhatikan agar berusaha secepatnya melunasi hutang qodho&#8217; shalat anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Qinoy</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5564</link>
		<dc:creator>Qinoy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 09:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5564</guid>
		<description>Saya yakin sering sekali meninggalkan shalat sebelumnya, apalagi kalu ingat umur mulai 10 tahunan (kan sudah wajib shalat tuh), mungkin seluruh sisa umur saya ini ga cukup buat mengqodho shalat yang tertinggal. Nah mulai beberapa malam ini saya selalu melakukan shalat qodho shalat 5 waktu dalam 1 waktu. Dan saya niatkan sampai saya tidak mampu lagi shalat sambil berdiri.
Pertanyaannya boleh ga saya lakukan shalat qodho yang seperti itu?
syukron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yakin sering sekali meninggalkan shalat sebelumnya, apalagi kalu ingat umur mulai 10 tahunan (kan sudah wajib shalat tuh), mungkin seluruh sisa umur saya ini ga cukup buat mengqodho shalat yang tertinggal. Nah mulai beberapa malam ini saya selalu melakukan shalat qodho shalat 5 waktu dalam 1 waktu. Dan saya niatkan sampai saya tidak mampu lagi shalat sambil berdiri.<br />
Pertanyaannya boleh ga saya lakukan shalat qodho yang seperti itu?<br />
syukron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5481</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 12:08:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5481</guid>
		<description>berurutan dalam menqadha adalah sunnah,akan tetapi jika meninggalkan solat dengan tanpa udzur maka wajib baginya bersegera dalam mengqadhainya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berurutan dalam menqadha adalah sunnah,akan tetapi jika meninggalkan solat dengan tanpa udzur maka wajib baginya bersegera dalam mengqadhainya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abcd</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5463</link>
		<dc:creator>abcd</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 May 2011 16:08:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5463</guid>
		<description>sholat yg sya qadha&#039; adlh sholat2 yg sya tinggalkan bbrpa thun yg lalu (kurang lebih 7 th yg lalu). Karena dulu sya sering meninggalkannya. Maksud sya dalam melaksanakannya apkh bleh scra tdk teratur? atau wajib dilaksanakn sesuai urutan sholat yaitu mulai dari subuh dulu,baru dhuhur,ashar,dst. Karena kadang sya melakukannya sesuai keinginan,jd ketika ingin qadha&#039; dhuhur ya sya laksanakn dhuhur,trus di kesmpatan brikutnya sya laksanakn subuh,jd tdk berurutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sholat yg sya qadha&#8217; adlh sholat2 yg sya tinggalkan bbrpa thun yg lalu (kurang lebih 7 th yg lalu). Karena dulu sya sering meninggalkannya. Maksud sya dalam melaksanakannya apkh bleh scra tdk teratur? atau wajib dilaksanakn sesuai urutan sholat yaitu mulai dari subuh dulu,baru dhuhur,ashar,dst. Karena kadang sya melakukannya sesuai keinginan,jd ketika ingin qadha&#8217; dhuhur ya sya laksanakn dhuhur,trus di kesmpatan brikutnya sya laksanakn subuh,jd tdk berurutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5453</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 12:42:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5453</guid>
		<description>Orang yang mempunyai qodo&#039; sholat ada 2 keadaan, yaitu :
PERTAMA : meninggalkan sholat karena udzur, seperti karena sakit, ketiduran, kelupaan atau udzur lainnya.
KEDUA : meninggalkan sholat tanpa udzur, seperti secara sengaja.
Pada keadaan pertama, tidak diwajibkan baginya untuk mengqodo&#039; sholat dengan segera (boleh ditunda) dan berurutan, namun keduanya hanya sunnah.
Pada keadaan kedua, diwajibkan baginya untuk mengqodo&#039; sholat dengan segera dan jika terkumpul kedua keadaan di atas, maka wajib mendahulukan mengqodho&#039; shalat yang ditinggalkan tanpa ada udzur.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang yang mempunyai qodo&#8217; sholat ada 2 keadaan, yaitu :<br />
PERTAMA : meninggalkan sholat karena udzur, seperti karena sakit, ketiduran, kelupaan atau udzur lainnya.<br />
KEDUA : meninggalkan sholat tanpa udzur, seperti secara sengaja.<br />
Pada keadaan pertama, tidak diwajibkan baginya untuk mengqodo&#8217; sholat dengan segera (boleh ditunda) dan berurutan, namun keduanya hanya sunnah.<br />
Pada keadaan kedua, diwajibkan baginya untuk mengqodo&#8217; sholat dengan segera dan jika terkumpul kedua keadaan di atas, maka wajib mendahulukan mengqodho&#8217; shalat yang ditinggalkan tanpa ada udzur.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abcd</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5451</link>
		<dc:creator>abcd</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 23:18:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5451</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr.wb.
selama ini sya mengqadha&#039; sholat secara tidak beraturan/tidak berurutan. Jadi sya mengqadha&#039; sesuai dg keinginan hati. Apakah hal seperti ini diperbolehkan ?
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr.wb.<br />
selama ini sya mengqadha&#8217; sholat secara tidak beraturan/tidak berurutan. Jadi sya mengqadha&#8217; sesuai dg keinginan hati. Apakah hal seperti ini diperbolehkan ?<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: forsan salaf</title>
		<link>http://www.forsansalaf.com/2010/waktu-mengqadha-shalat/comment-page-1/#comment-5444</link>
		<dc:creator>forsan salaf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 11:08:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.forsansalaf.com/?p=1339#comment-5444</guid>
		<description>@ zalzul, Karena hukum menyebutkan ADA&#039; dan QODHO&#039; tidak wajib dan hanya sunnah, maka sekalipun tidak menyebutkan dan dalam keadaan ragu apakah sudah masuk qodho&#039; atau masih ada&#039; , shalatnya tetap sah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ zalzul, Karena hukum menyebutkan ADA&#8217; dan QODHO&#8217; tidak wajib dan hanya sunnah, maka sekalipun tidak menyebutkan dan dalam keadaan ragu apakah sudah masuk qodho&#8217; atau masih ada&#8217; , shalatnya tetap sah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

